Edy Pratowo Datangi Elite Golkar DPRD Kalteng Usai Paripurna, Sinyal Musda Menguat

SYA'BAN/BERITASAMPIT - Wakil Gubernur , H. Edy Pratowo, saat berbincang dengan anggota Fraksi Partai Golkar di sela-sela pertemuan usai Rapat Paripurna DPRD Provinsi Kalteng, Jumat siang, 15 Agustus 2025.

– Wakil Gubernur (Kalteng) H. Edy Pratowo mendatangi enam petinggi Fraksi Golkar DPRD Provinsi Kalteng di Ruang Rapat Paripurna, Jumat siang, 15 Agustus 2025, usai berakhirnya Rapat Paripurna ke-18 Masa Persidangan III Tahun 2025.

Gedung DPRD yang mulai lengang usai rapat paripurna menjadi saksi pertemuan singkat namun mencuri perhatian.

Dengan langkah mantap, Edy menghampiri deretan kursi anggota Fraksi Partai Golkar untuk terlibat pembicaraan serius sekitar 15 menit.

Keenam legislator yang ditemui adalah tokoh-tokoh kunci: Wakil Ketua I DPRD Riska Agustin, Ketua Komisi II Siti Nafsiah, Wakil Ketua Komisi IV sekaligus Ketua Fraksi Rusdi Gozali, Anggota Komisi III Rahadian Fani, Anggota Komisi I Purdiono, dan Anggota Komisi II Noor Fazariah Kamayanti.

Dari pengamatan Berita Sampit, Edy tampak mendominasi jalannya pertemuan yang berlangsung pukul 15.04-15.20 WIB. Sesekali ia memperlihatkan layar ponselnya, seolah menunjukkan informasi penting kepada para legislator.

Jawaban Misterius Soal Musda

Ketika dikonfirmasi Berita Sampit terkait kemungkinan pembahasan Musyawarah Daerah (Musda) Golkar Kalteng, Edy memberikan respons singkat yang menambah misteri.

“Rahasia,” ucapnya sambil tersenyum, lalu masuk ke lift meninggalkan ruangan.

Sikap tertutup ini kontras dengan sinyal yang telah ia berikan beberapa hari sebelumnya.

Senin sore, 11 Agustus 2025, usai pengukuhan Pengurus Yayasan Kanker Indonesia Cabang Koordinator Kalteng di Rumah Jabatan Gubernur, Edy mengaku baru dihubungi Sekretaris Jenderal DPP Golkar.

“Nantilah, ini baru ditelpon Sekjen DPP Golkar. Doakan aja yang terbaik,” katanya kala itu, memberikan isyarat kesiapan memimpin DPD Golkar Kalteng.

Persaingan Ketat dengan Fairid Naparin

Nama Edy kian menguat sebagai kandidat Ketua DPD Golkar Kalteng dengan modal yang mumpuni. Rekam jejaknya sebagai mantan Bupati dan eks Ketua DPD Golkar setempat menjadi kekuatan utama.

Namun, persaingan tidak mudah. Wali Kota Fairid Naparin juga muncul sebagai kandidat kuat dengan dukungan dari beberapa DPD kabupaten/kota, termasuk basis strategis di Barat.

Penundaan Musda Ciptakan Ketegangan

Musda XI Golkar Kalteng yang semula dijadwalkan 3 Agustus 2025 harus diundur karena padatnya agenda Ketua Umum DPP Golkar Bahlil Lahadalia.

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral itu dijadwalkan hadir pada pembukaan Musda Kalteng dan .

Ketua DPD Golkar Kalteng Ruslan menegaskan kursi ketua belum ditentukan. “Sampai hari ini belum ada ketentuan siapa yang akan menjadi Ketua DPD. Golkar itu ada prosesnya,” tegasnya.

Politisi berusia 71 tahun itu bahkan membuka peluang regenerasi. “Saya ingin generasi didikan pengkaderan selama ini yang muda supaya lebih bisa mengayomi. Ini keinginan kader-kader Golkar di kota-kabupaten,” ucapnya.

(Sya'ban)

baca juga ...  Komoditi Makanan Ini Berpengaruh Besar Terhadap Nilai Garis Kemiskinan di Kalteng
Bagikan:
Berita Populer
error: Content is protected !!