SAMPIT – Ribuan masyarakat tumpah ruah di Stadion 29 Nopember Sampit, Minggu 17 Agustus 2025, untuk mengikuti upacara peringatan HUT ke-80 Republik Indonesia. Meski matahari menyengat sejak pagi, semangat kebangsaan tak surut, baik dari peserta upacara maupun para penonton yang memadati tribun.
Di balik khidmatnya jalannya upacara, ada peran penting Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) yang siaga penuh menjaga kesehatan peserta. Sebanyak 25 personel dikerahkan untuk memastikan upacara berjalan aman tanpa gangguan kesehatan yang berarti.
Kepala Markas PMI Kotim, Alex, menyampaikan bahwa pihaknya menurunkan personel lengkap dengan dua unit ambulans serta dukungan Korps Relawan Sukarela (KSR) dan Palang Merah Remaja (PMR) Senior.
“Personel yang dikerahkan jumlah 25 orang, 2 orang dari perambulan, ambulan 2 unit, sisanya relawan Kop Sukarela dari KSR dan PMR senior,” ungkapnya.
Dia menyebut ada sekitar 20 orang yang pingsan dan dievakuasi ke tenda kesehatan. Dari 20 orang tersebut tiga diantaranya petugas drum band dan sisanya adalah pelajar.
“Sekitar 20 orang yang pingsan, tiga diantaranya petugas drum band dan sisanya pelajar,” ujarnya.
Dirinya menyebut tidak ada kendala berarti dalam upacara HUT RI ke-80 ini dan dia mengucapkan selamat ulang tahun ke-80 untum Republik Indonesi. “Tidak ada kendala lain, selamat ulang tahun Republik Indonesia ke-80. Merdeka,” tutupnya.
(Utomo)












