Fenomena Alam Gerhana Bulan 7 September, Dapat Disaksikan di Kalteng

IST/BERITASAMPIT - Ilustrasi

– Masyarakat kota Cantik akan mendapatkan kesempatan untuk menikmati fenomena Gerhana Bulan Total. Cuaca sejak sore terpantau bersih dari awan, sehingga peluang pengamatan terbuka cukup lebar.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika () menyampaikan, gerhana bulan kali ini dapat diamati langsung dengan mata telanjang.

“Gerhana Bulan Total bisa disaksikan tanpa alat bantu khusus, asalkan kondisi langit cerah,” tulis dalam keterangan resminya.

Fenomena alam ini dimulai sekitar pukul 22.26 WIB, mencapai puncak pada 01.11 WIB, dan berlangsung total selama 1 jam 22 menit 6 detik. Keseluruhan rangkaian gerhana memakan waktu lebih dari lima jam, termasuk fase gerhana sebagian yang berlangsung lebih dari tiga jam.

“Pada puncaknya, Bulan akan tampak berwarna merah tembaga atau dikenal dengan istilah blood moon. Warna tersebut terjadi karena cahaya Matahari yang dibelokkan atmosfer Bumi hanya meneruskan spektrum merah sehingga Bulan tetap terlihat meski berada dalam bayangan Bumi,”tambahnya.

Fenomena Gerhana Bulan Total terakhir kali terlihat di Indonesia pada 2022. Tak heran, banyak masyarakat menyambut antusias dengan menunggu momen ini dari halaman rumah maupun ruang terbuka.

“Selain , warga di sejumlah daerah seperti Sampit, Pangkalan Bun, Muara Teweh, Kuala , hingga Tamiang Layang juga berpeluang menyaksikan gerhana, selama kondisi langit tetap cerah,” ungkapnya. (yud)

baca juga ...  Polda Kalteng Petakan Jalur Tikus Penyelundupan Narkoba di Lamandau dan Sukamara
Bagikan:
Berita Populer
error: Content is protected !!