SAMPIT – Pembangunan jembatan Sei Lenggana di Jalan Jenderal Sudirman Km 21, Kecamatan Mentawa Baru Ketapang, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) kini sudah mencapai setengah perjalanan. Proyek strategis ini menjadi sorotan karena perannya sangat vital bagi kelancaran arus transportasi antara Sampit dan Pangkalan Bun.
Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Seksi 1.3 Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Kalimantan Tengah (Kalteng), Marhara Tua menyebut proses pembuatan jalan sudah berjalan 50 persen. Diketahui proses pengerjaan jembatan pada bulan Mei dan akan selesai bulan Desember 2025.
“Progres sudah mencapai 50 persen pak,” kata Marhara Tua pada Selasa 9 September 2025.
Dirinya mengatakan bahwa pihaknya masih on schedule hingga saat ini. Menurutnya tidak ada kendala berarti yang mereka hadapi. “Masih on schedule, terimakasih,” ujarnya singkat.
Saat dikonfirmasi terkait kendala apa saja yang mereka hadapi saat ini dan apa saja yang membuat kemacetan hingga berapa lama waktu kemacetan yang sempat dialami oleh pengguna jalan Marhara Tua enggan untuk memberikan komentar.
Diketahui jembatan alternatif yang disediakan beberapa kali mengalami kerusakan dan hal tersebut sontak menjadi keluhan para pengguna jalan pasalnya mereka harus mengantri dalam waktu yang cukup lama.
(Utomo)











