PALANGKA RAYA – Wakil Wali Kota Palangka Raya, Achmad Zaini, mengajak seluruh masyarakat untuk berperan aktif dalam mengurangi timbunan sampah melalui penerapan pola reduce, reuse, recycle (3R).
“Pengelolaan sampah tidak hanya soal penanganan, seperti memastikan sampah terangkut ke TPA, tetapi juga harus diimbangi dengan upaya pengurangan. Jika produksi sampah terus meningkat tanpa pengurangan, TPA tentu tidak akan mampu menampung beban tersebut,” ucapnya, saat kegiatan World Cleanup Day (WCD) 2025 bertajuk Menuju Indonesia Bersih 2029, Jumat 19 September 2025.
Pengurangan sampah dapat dimulai dari perubahan perilaku sehari-hari. Misalnya, membiasakan diri mengurangi penggunaan barang sekali pakai, membawa tumbler atau gelas isi ulang, serta memanfaatkan kembali barang yang masih layak.
“Selain itu, Pemko Palangka Raya juga terus mendorong pengelolaan sampah melalui fasilitas yang tersedia. Kita sudah memiliki TPS 3R, dan pusat daur ulang sampah. Jadi tidak semua sampah langsung dibawa ke TPA, sebagian sudah kita kelola di pusat-pusat pengolahan,” tambahnya.
Selain itu mengungkapkan rasa syukur karena kinerja pengelolaan sampah Kota Palangka Raya mendapat apresiasi dari pemerintah pusat.
“Alhamdulillah, pengelolaan sampah kita dinilai cukup baik. Semoga tahun 2025 ini, Kota Palangka Raya kembali meraih penghargaan Adipura yang sudah dua kali kita dapatkan,” lanjutnya.
Selain itu berharap melalui partisipasi seluruh pihak, upaya menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan dapat berjalan optimal.
“Setiap orang berpotensi menghasilkan sampah. Karena itu, mari bersama-sama kita kurangi dan kelola dengan baik, demi terwujudnya Kota Palangka Raya yang bersih dan sehat,” ungkapnya. (yud)











