PALANGKA RAYA – Seekor ular piton sepanjang empat meter ditemukan mati bersama puluhan telurnya di Jalan Tampung Penyang 11, Palangka Raya, Senin, 22 September 2025. Penemuan itu terjadi saat warga dan pekerja bangunan membersihkan lahan kosong yang akan dijadikan tempat tinggal.
Petugas Damkar Palangka Raya, Sucipto, mengatakan ular tersebut berada di bawah akar pohon garonggang yang ditebang. Saat warga membongkar akar, mereka melihat benda belang di dalam tanah.
“Pisau sempat mengenai bagian leher ular, sehingga saat kami tiba kondisinya sudah mati,” kata Sucipto.
Menurut Sucipto, piton itu ditemukan dalam posisi melingkar sedang mengerami telurnya. Petugas bersama warga kemudian menghitung telur yang tersisa.
“Jumlahnya ada 30 butir, ukurannya sebesar telur angsa. Kulitnya lembek seperti karet bila disentuh,” ujarnya.
Warga sempat panik karena lokasi penemuan berada di dekat jalan utama dan mulai ramai dibangun pemukiman. Mereka lalu melaporkan kejadian tersebut kepada tim Rescue Damkar Palangka Raya agar ular dan telurnya bisa segera diamankan.
“Bangkai ular kami kuburkan agar tidak menimbulkan bau. Sedangkan telurnya ditanam kembali di lokasi yang jauh dari pemukiman supaya tidak diganggu hewan liar,” kata Sucipto.
Ia menambahkan, evakuasi dilakukan secara hati-hati karena ular ditemukan di bawah timbunan akar dan pasir. Setelah bangkai ular dan telurnya dipindahkan, petugas memastikan area sekitar aman dari keberadaan ular lainnya.
(Syauqi)












