PALANGKA RAYA – Pemerintah Kota (Pemko) Palangka Raya terus menjalankan langkah- langkah strategis dalam mengendalikan inflasi. Terutama melalui berbagai inisiatif yang telah dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
Waki Wali Kota Achmad Zaini mengungkapkan, dalam menekan laju inflasi berbagai langkah strategis telah dilakukan Pemko Palangka Raya. Mulai dari sidak pasar, operasi pasar, serta pemantauan harga maupun langkah strategis lainnya.
“Pemko Palangka Raya terus berupaya menjalankan berbagai kegiatan ekonomi seperti yang sudah dilakukan sejauh ini guna mengurangi tekanan ekonomi pada masyarakat,” ucapnya saat mengikuti rapat koordinasi (Rakor) pengendalian inflasi dan pertumbuhan ekonomi daerah secara daring, di ruang Command Center Kantor Wali Kota Palangka Raya, Selasa 23 September 2025.
Adapun Rakor ini diselenggarakan oleh Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) RI dan dipimpin langsung oleh Mendagri RI, Muhammad Tito Karnavian.
Dalam kesempatan itu, Tito menekankan pentingnya langkah strategis daerah dalam menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi lokal.
“Disampaikannya, berdasarkan paparan dalam rapat, inflasi nasional per Agustus 2025 tercatat sebesar 2,31 persen secara tahunan (year on year) dengan tren inflasi bulanan yang justru mengalami deflasi sebesar -0,07 persen dibanding Juli 2025. Sektor penyumbang utama inflasi antara lain makanan, minuman, tembakau, perumahan, air, listrik, serta jasa perawatan rumah tangga,” tambahnya.
Selain itu, pemerintah juga menyampaikan kebijakan penyaluran anggaran sebesar Rp200 triliun melalui Himpunan Bank Milik Negara (Himbara), sebagian di antaranya untuk mendukung pinjaman koperasi dalam skema Kopdes Merah Putih dengan bunga ringan 2 persen. (yud)












