PALANGKA RAYA – Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan Kalimantan Tengah (Kalteng), Muhammad Reza Prabowo, menegaskan bahwa pemerataan digitalisasi pendidikan tidak hanya berlaku di wilayah perkotaan, tetapi juga hingga ke pedalaman.
“Semua sekolah, baik yang ada di kota maupun yang ada di desa, semua mereka (berhak) karena program Pak Gubernur membangun dari desa, membangun dari pedalaman,” ujar Reza usai meninjau pembelajaran di SMKN 3 Palangka Raya, Senin, 27 Oktober 2025.
Menurutnya, sekolah di pedalaman juga memiliki hak yang sama untuk menikmati pembelajaran digital. “Jadi apa yang sudah ada di pedalaman yang memang kondisi seperti itu, yang kita ketahui, mereka juga punya hak untuk menikmati digitalisasi. Jadi digitalisasi ini untuk kita bagikan ke seluruh desa–desa,” katanya.
Reza menjelaskan, tantangan utama dalam penerapan digitalisasi di daerah terpencil adalah ketersediaan listrik dan jaringan internet. Karena itu, pemerintah menyiapkan sejumlah solusi agar proses pembelajaran digital bisa berjalan.
“Lalu pertanyaan besarnya adalah bagaimana menghidupkan listriknya kalau nggak ada internetnya, kalau nggak ada listriknya bagaimana menghubungkan internet kalau nggak ada jaringan internet. Makanya kita sediakan panel solar, kita sediakan juga Starlink,” ujar Reza.
Ia menambahkan, fasilitas tersebut tidak hanya diperuntukkan bagi sekolah di pedalaman, tetapi juga bagi sekolah di perkotaan.
“Bahkan bukan cuma sekolah di pedalaman, sekolah di perkotaan pun kita berikan,” ucapnya.
(Syauqi)












