U-Turn di Jalan HM Arsyad Kembali Telan Korban, Warga Mendesak Pemerintah Tak Tutup Mata

UTOMO/BERITA SAMPIT - Lokasi U-trun yang menjadi tempat langganan titik kecelakaan yang sudah memakan korban jiwa.

SAMPIT – Tragedi di Jalan HM Arsyad kembali terjadi. U-turn tepat di depan Jalan Teratai 4, Kelurahan Mentawa Baru Ketapang, Kabupaten (Kotim), lagi-lagi memakan korban. pada Senin 3 November 2025 itu menambah daftar panjang kecelakaan di titik rawan tersebut.

Warga sekitar mulai kehilangan kesabaran. Mereka mendesak Pemerintah Kabupaten (Kotim) untuk segera turun tangan sebelum jatuh korban berikutnya.

Salah seorang warga sekitar yang berinidial Ba (29), mengungkapkan keresahannya dan meminta Pemerintah Kabupaten Kotim melalui dinas terkait bertindak cepat menangani hal ini pasalnya lokasi tersebut kerap memakan korban.

“Beberapa hari sebelumnya ada yang meninggal dunia dan kemarin ada lagi kecelakaan,” ungkap Ba (29), warga sekitar, Selasa 4 November 2025.

Ia menyebut, posisi tempat berputar arah yang terlalu dekat dengan gang tak jarang membuat pengendara memilih jalur cepat hingga melawan arus lalu lintas demi menghindari jalur berputar yang lebih jauh.

“Kiri kanan dekat semua sama gang, jadi sering ada yang lawan arus supaya cepat,” ujarnya.

Padahal, masalah ini bukan hal baru. Pada Juli lalu, Plt Kadishub Kotim Raihansyah sempat menyatakan bahwa pihaknya bersama Polres Kotim dan unsur lima pilar keselamatan lalu lintas telah menggelar rapat untuk mencari solusi.

“Berkaitan dengan yang kemarin beberapa kejadian kecelakaan di Kotim kami ada rapat dengan pihak polres lima pilar,” kata Raihansyah.

Dirinya juga mengatakan bahwa bukan hanya U-turn yang akan diatasi tetapi juga rambu-rambu lalu lintas yang kusam menjadi perhatian serius bagi mereka bersama dinas terkait.

“Rambu-rambu lalu lintas yang sudah kusam menjadi perhatian kami dalam forum rapat tersebut,” ucapnya.

Ia juga berjanji akan membersihkan pepohonan yang menutupi rambu lalu lintas dan Penerangan Jalan Umum (PJU) di kawasan tersebut. Namun, empat bulan berselang, janji itu belum juga tampak terealisasi di lapangan.

“Dalam waktu dekat ini kami akan melakukan pembersihan atau kloning pohon-pohon yang menutupi PJU,” tutup Raihansyah.

(Utomo)

baca juga ...  Kadin Kotim Sambut Positif Pendirian Pabrik Pengolahan Sawit
Bagikan:
Berita Populer
error: Content is protected !!