PALANGKA RAYA – Staf Ahli Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng) Bidang Kemasyarakatan dan SDM, Hamka, menegaskan pentingnya peran lembaga masyarakat dalam memperkuat pengawasan publik dan mendorong tata kelola pemerintahan yang lebih transparan.
Pesan itu ia sampaikan saat menghadiri Pelantikan Pengurus Dewan Pimpinan Daerah (DPD) dan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Lembaga Investigasi Negara (LIN) Periode 2025-2030, di Aula KNPI Kalteng, Rabu, 19 November 2025.
Mewakili Pemerintah Provinsi Kalteng, Hamka menyampaikan selamat kepada para pengurus yang baru dilantik sekaligus mengajak LIN untuk terus berperan aktif dalam ruang-ruang pengawasan publik.
“Lembaga Investigasi Negara kami harapkan dapat menjadi mitra kritis yang konstruktif bagi Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah,” ujar Hamka.
Ia menegaskan bahwa pemerintah daerah sangat menghargai kontribusi LIN sebagai lembaga non-pemerintah yang berfokus pada investigasi, pemantauan, serta pencegahan potensi penyimpangan dan pelanggaran hukum.
Keberadaan lembaga seperti LIN, menurutnya, turut memperkuat semangat pemberantasan Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme (KKN) di daerah. Pemprov Kalteng, lanjut Hamka, pada prinsipnya terbuka terhadap masukan dan kritik yang bersifat membangun.
Ia menyebut pemerintah terus berupaya meningkatkan transparansi dan akuntabilitas dalam penggunaan anggaran maupun pelaksanaan program pembangunan di berbagai sektor.
“Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah sangat terbuka terhadap masukan, saran, dan kami berkomitmen untuk terus meningkatkan transparansi dan akuntabilitas dalam penggunaan anggaran daerah serta pelaksanaan program pembangunan,” pungkasnya.
Hamka berharap kolaborasi antara pemerintah dan lembaga masyarakat seperti LIN dapat menciptakan iklim pemerintahan yang lebih bersih, responsif, dan berpihak pada kepentingan publik.
(Sya'ban)












