SAMPIT – Di usia remaja yang aktif, kesehatan sering kali luput dari perhatian. Namun, pengalaman Aliansyah (17), seorang pelajar di Sampit, menjadi pengingat pentingnya memiliki perlindungan kesehatan sejak dini.
Beberapa waktu lalu, Aliansyah mengalami demam tinggi dan segera memutuskan untuk berobat ke Puskesmas Baamang I menggunakan BPJS Kesehatan.
Aliansyah menceritakan bahwa proses pelayanan yang ia terima berjalan sangat cepat dan tanpa hambatan. Ia hanya perlu menunjukkan identitas dan status kepesertaan JKN, kemudian langsung diarahkan untuk diperiksa oleh tenaga kesehatan.
“Sebagai pelajar, saya merasa sangat terbantu. Prosesnya mudah, nggak ribet. Tinggal datang saja, semua ditangani dengan cepat,” ujarnya.
Aliansyah mengakui bahwa sebelum sakit mendadak, ia tidak terlalu memikirkan pentingnya jaminan kesehatan.
Namun, setelah merasakan langsung layanan Puskesmas yang cepat dan tanpa biaya tambahan (untuk pemeriksaan, obat, dan penanganan), ia menyadari betapa krusialnya memiliki BPJS Kesehatan.
“Kita nggak tahu kapan sakit datang. Jadi lebih baik sudah terdaftar sebagai peserta BPJS. Saat dibutuhkan, kita tinggal pakai tanpa memikirkan biaya,” kata siswa ini.
Pengalaman tersebut mendorong Aliansyah untuk menyampaikan pesan kepada teman-teman sebayanya agar tidak menunda pendaftaran JKN. Menurutnya, perlindungan kesehatan ini penting bagi pelajar di tengah padatnya aktivitas sekolah.
Kepala BPJS Kesehatan Cabang Sampit, Iwan Kurnia, menyambut baik kesadaran yang ditunjukkan Aliansyah.
Ia menegaskan bahwa program JKN hadir untuk seluruh kelompok usia, termasuk remaja, untuk memastikan mereka mendapatkan akses layanan kesehatan yang mudah dan berkualitas.
“Kesadaran generasi muda seperti Aliansyah sangat berarti. Saat remaja memahami manfaat JKN, mereka akan tumbuh sebagai generasi yang siap menjaga kesehatan dan memahami pentingnya perlindungan jangka panjang,” ujar Iwan Kurnia, Rabu 3 Desember 2025.
Kisah Aliansyah membuktikan bahwa JKN tidak sekadar kartu, melainkan bentuk perlindungan nyata yang memberikan ketenangan bagi pelajar dan keluarganya, terutama saat risiko kesehatan datang tiba-tiba.(im/adv)












