PALANGKA RAYA – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah (Pemprov Kalteng) menegaskan komitmennya untuk memastikan seluruh masyarakat memperoleh akses pendidikan, pelayanan kesehatan, dan bantuan sosial melalui program Kartu Huma Betang yang direncanakan mulai berjalan pada 2026.
Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah (Setda) Kalteng, Herson B Aden, mengatakan program tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam memperkuat perlindungan sosial masyarakat.
“Tahun 2026 kita akan melaunching Kartu Huma Betang dan program ini menyangkut program sosial kepada masyarakat,” ujar Herson saat pertemuan dengan insan pers di Rumah Jabatan Gubernur Kalteng, Senin, 22 Desember 2025 malam.
Ia menyampaikan, Gubernur Kalimantan Tengah memiliki tekad kuat agar tidak ada lagi masyarakat yang tertinggal dalam memperoleh hak-hak dasar, terutama pendidikan dan kesehatan.
“Tekad beliau jelas, tidak ada lagi masyarakat Kalteng yang tidak bisa bersekolah, tidak ada lagi masyarakat yang tidak mendapatkan pelayanan kesehatan yang baik, dan tidak ada lagi masyarakat yang tidak mendapatkan bantuan sosial, khususnya untuk kehidupan mereka sehari-hari,” tegasnya.
Herson menambahkan, Kartu Huma Betang disiapkan sebagai instrumen untuk menjamin keberlanjutan bantuan sosial sekaligus meningkatkan kualitas hidup masyarakat, sejalan dengan visi dan misi Gubernur dan Wakil Gubernur Kalteng.
Selain itu, Pemprov Kalteng berharap dukungan seluruh pihak, termasuk insan pers di kabupaten dan kota, agar program tersebut dapat berjalan optimal dan tepat sasaran.
(Syauqi)












