Kasi Humas Polres Kotim: Motif Penganiayaan di PT Agrinas Palma Nusantara Dipicu Cekcok Rumah Tangga

IST/BERITASAMPIT - Tangkapan layar korban saat akan dievakuasi.

SAMPIT pria bersimbah darah di areal kebun sawit PT Agrinas Palma Nusantara, Kecamatan Mentaya Hilir Utara, Kabupaten Timur (Kotim), akhirnya mulai terungkap.

Korban berinisial VN diketahui menjadi dugaan korban penganiayaan, namun hingga kini motif penganiayaan itu belum diketahui secara pasti.

Kasi Humas Polres Kotim, AKP Edy Wiyoko, menjelaskan bahwa berdasarkan hasil penyelidikan sementara, korban saat itu hanya tinggal berdua dengan sang istri.

“Motif sementara yang kami peroleh adalah adanya cekcok rumah tangga antara korban dan istrinya,” ujar AKP Edy Wiyoko, Selasa 6 Januari 2026.

Namun pihaknya belum bisa menyimpulkan bahwa siapa pelaku penganiayaan tersebut, akan tetapi korban saat itu hanya berdua dengan istrinya saja kediamannya.

Hingga saat ini polisi masih memeriksa keterangan dari sejumlah pihak atas kejadian itu.

Sebelumnya, ini sempat menghebohkan warga dan viral di media sosial. Dalam rekaman video yang beredar, korban tampak tergeletak bersimbah darah dengan luka serius di bagian leher.

Korban kemudian dilarikan ke RSUD dr Murjani Sampit dan hingga kini masih menjalani perawatan intensif dengan kondisi kritis.

AKP Edy Wiyoko menambahkan, pihak kepolisian telah memeriksa orang serta mengamankan sejumlah barang bukti dari lokasi kejadian.

Proses penyelidikan dan pendalaman keterangan saksi masih terus dilakukan untuk memastikan kronologi secara lengkap.

Diketahui, korban VN merupakan warga asal Kabupaten , namun telah lama menetap dan bekerja di wilayah Kecamatan Sungai Sampit.

Polisi mengimbau masyarakat untuk tidak berspekulasi dan menyerahkan sepenuhnya penanganan perkara kepada pihak berwajib.

(Jimmy)

baca juga ...  Hangatnya Kebersamaan! Polres Kotim dan PWI Bagikan Takjil hingga Buka Puasa Bareng
Bagikan:
Berita Populer
error: Content is protected !!