PALANGKA RAYA – Pembangunan desa di Kalimantan Tengah masih menghadapi sejumlah tantangan, terutama dari aspek geografis dan sumber daya manusia (SDM).
Kepala Dinas PMD Kalteng, Aryawan, menjelaskan bahwa sebagian besar desa berada di wilayah dengan akses jalan dan fasilitas pendukung yang masih terbatas, sehingga mempengaruhi kecepatan pembangunan.
“Selain itu, tantangan juga datang dari kapasitas SDM desa. Meski pembinaan dilakukan secara berkelanjutan, proses transfer pengetahuan, keterampilan, dan sikap belum sepenuhnya dapat direspons secara optimal,” ucapnya, Kamis 15 Januari 2026.
Hal ini berdampak pada tahapan perencanaan hingga pelaporan pembangunan desa yang di beberapa tempat masih belum maksimal.
“Ke depan, Dinas PMD Provinsi Kalteng berkomitmen untuk terus melakukan inovasi serta meningkatkan koordinasi dan kolaborasi dengan seluruh pemangku kepentingan guna mewujudkan desa mandiri di Bumi Tambun Bungai, sejalan dengan visi Kalimantan Tengah yang berkah, maju, makmur, dan sejahtera,” ungkapnya. (yud)












