Disdik Kotim Harapkan Revitalisasi 11 SMP Tahun 2025 Tingkatkan Kualitas Pendidikan

NARDI/BERITASAMPIT - Peresmian program pembangunan fisik bidang PSMP 2025 di SMP Negeri 1 Sampit.

SAMPIT – Dinas Pendidikan Kabupaten (Disdik Kotim) meresmikan pelaksanaan Program Revitalisasi SMP yang bersumber dari anggaran tahun 2025, Senin 26 Januari 2026, di SMP Negeri 1 Sampit. Program tersebut diharapkan mampu meningkatkan kualitas sarana dan prasarana pendidikan di tingkat sekolah menengah pertama.

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pendidikan Kotim, Yolanda Lonita Fenisia, menyampaikan bahwa seluruh pembangunan yang diresmikan merupakan hasil perencanaan yang telah diproses sejak 2025, baik melalui pendanaan APBN maupun APBD daerah.

Program revitalisasi ini menyasar 11 SMP negeri di Kabupaten Kotim dengan total anggaran sekitar Rp12 miliar. Sekolah penerima di antaranya SMP Negeri 1 Antang Kalang di Kecamatan Antang Kalang dengan alokasi Rp727 juta, SMP Negeri Satu Atap 2 Antang Kalang sebesar Rp2,7 miliar, SMP Negeri 9 Sampit di Kecamatan Baamang Rp862 juta, serta SMP Negeri 11 Sampit juga di Baamang dengan anggaran Rp1 miliar.

Selain itu, SMP Negeri 2 Mentaya Hilir Selatan menerima alokasi Rp720 juta, SMP Negeri 1 Sampit di Kecamatan Mentawa Baru Ketapang sebesar Rp143 juta, SMP Negeri 2 Parenggean Rp558 juta, dan SMP Negeri 2 Pulau Hanaut Rp664 juta. 

Sementara SMP Negeri 6 Sampit di Kecamatan Seranau mendapat Rp424 juta, SMP Negeri Satu Atap 1 Mentaya Hulu di Telaga Antang Rp1,7 miliar, serta SMP Negeri 1 Telawang di Kecamatan Telawang dengan anggaran terbesar mencapai Rp2,3 miliar.

Ia menegaskan, meskipun peresmian dilakukan pada 2026, seluruh kegiatan pembangunan tersebut merupakan bagian dari program tahun anggaran 2025 yang telah dirancang sesuai kebutuhan masing-masing sekolah.

Yolanda berharap, fasilitas yang telah dibangun dapat dimanfaatkan secara maksimal untuk menunjang kegiatan belajar mengajar, sekaligus meningkatkan semangat peserta didik dalam meraih prestasi.

baca juga ...  Digerebek Polisi! Mess Karyawan Sawit di Kotim Jadi Sarang Sabu, Pria Paruh Baya Diamankan

“Sekolah harus memanfaatkan fasilitas ini sebaik mungkin agar proses pembelajaran berjalan lebih efektif dan mampu mencetak generasi unggul,” ujarnya. (nardi)

Bagikan:
Berita Populer
error: Content is protected !!