PANGKALAN BUN – Menghadapi musim panas pada awal tahun 2026 serta meningkatnya potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla), Manggala Agni Daerah Operasi (Daops) Kalimantan III/Pangkalan Bun melaksanakan patroli rutin pencegahan karhutla di sejumlah areal rawan, Rabu 28 Januari 2026.
Kegiatan patroli ini dilakukan sebagai langkah antisipatif dan upaya deteksi dini untuk mencegah terjadinya karhutla, khususnya di wilayah yang memiliki tingkat kerawanan tinggi.
Patroli dilaksanakan secara berkala dengan menyusuri kawasan lahan dan hutan, area gambut, serta lokasi yang berdekatan dengan aktivitas masyarakat.
Selain melakukan pemantauan kondisi lapangan, personel Manggala Agni juga melaksanakan sosialisasi dan imbauan kepada masyarakat agar tidak melakukan praktik pembakaran lahan, serta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran selama musim panas.
Upaya ini diharapkan dapat menumbuhkan kesadaran bersama dalam menjaga lingkungan dan mencegah terjadinya karhutla.
Kepala Daops (Kadaops) Manggala Agni Kalimantan III/Pangkalan Bun, Binsar Okatvianus Togatorop, menyampaikan bahwa selama bulan Januari 2026 terdapat beberapa titik panas (hotspot) yang terpantau melalui citra satelit di lima kabupaten wilayah kerja Manggala Agni Daops Kalimantan III/Pangkalan Bun.
“Dari seluruh hotspot tersebut kami lakukan verifikasi lapangan serta koordinasi dengan lembaga dan stakeholder terkait. Ada beberapa titik panas yang memang merupakan kejadian karhutla, namun ada juga yang bukan karhutla, melainkan pantulan panas dari permukaan bumi,” ungkapnya.
Binsar menjelaskan, fenomena meningkatnya suhu ini dipengaruhi oleh berkurangnya curah hujan dan rendahnya tutupan awan, sehingga radiasi matahari ke permukaan bumi meningkat. Kondisi tersebut didukung oleh fase netral hingga La Nina lemah, meskipun secara global suhu udara cenderung lebih hangat.
Selain patroli pencegahan, Manggala Agni Daops Kalimantan III/Pangkalan Bun juga melakukan pendampingan kepada masyarakat melalui kegiatan Manggala Agni Pendamping Desa (MAPD), serta melaksanakan pemadaman darat pada lokasi-lokasi yang terjadi kebakaran hutan dan lahan. (man)












