DPRD Kotim Dorong Penyelesaian Sirkuit Mangkrak Sikapi Maraknya Balap Liar

NARDI/BERITASAMPIT - Anggota DPRD Kotim, SP Lumban Gaol.

SAMPIT – Maraknya aksi balap liar di kawasan Taman Kota Sampit dinilai menjadi cerminan belum tersedianya fasilitas balap yang layak dan fungsional di Kabupaten Timur (Kotim). Hal itu disampaikan anggota DPRD Kotim, SP Lumban Gaol, menyikapi masih seringnya aktivitas balap ilegal yang bahkan disebut-sebut disertai praktik taruhan.

Ia menegaskan yang menjadi salah satu solusi yaitu pemerintah daerah segera mengambil langkah serius dengan menuntaskan pembangunan sirkuit balap yang selama ini mangkrak di kawasan Jalan Sawit Raya Ujung.

saat ini harus bertanggung jawab menyelesaikan proyek itu sampai benar-benar fungsional,” ujarnya, Kamis 12 Februari 2026.

Uang puluhan milyar sudah dikucurkan ke pembangunan proyek sirkuit namun belum bisa fungsional. 

“Bagaimanapun juga pimpinan sekarang harus bertanggungjawab dalam penyelesaian proyek tersebut hingga fungsional,” tegas Gaol.

Dirinya berharap tahun 2027 bisa dilanjutkan proyek pembangunan tersebut. Dengan tersedianya sirkuit resmi, ia meyakini minat dan hobi para pegiat balap dapat diarahkan ke jalur yang lebih aman, tertib, dan berstandar keselamatan, sehingga potensi kecelakaan akibat balap liar di jalan umum bisa ditekan.

Meski demikian, ia tetap mengingatkan bahwa aksi balap liar di ruang publik harus dihentikan karena membahayakan orang lain dan para pelakunya sendiri, bahkan sudah ada aksi taruhan didalamnnya.

Ia juga mendorong kolaborasi antara pemerintah, kepolisian, dan masyarakat dalam pengawasan serta penindakan.

“Kami meminta semua pihak agar bisa mengawasi kegiatan ini hingga bisa menggagalkannya. Tentu perlu kerja sama semua pihak, baik dari pemerintah, kepolisian maupun masyarakat yang mengetahuinya,” tegas Politisi Demokrat ini.

Diberitakan sebelumnya aksi dugaan taruhan balap liar yang terjadi di kawasan Taman Kota Sampit pada Selasa malam kembali menuai sorotan publik.

baca juga ...  Dewan Tegaskan Anggaran Bidang Kebudayaan Pariwisata Harus Tegak Lurus dengan Janji Bupati 

Informasi yang beredar di masyarakat menyebutkan, salah satu pemilik sepeda motor yang diduga terlibat dalam aktivitas tersebut berinisial MI, yang disebut-sebut merupakan anak dari seorang pengusaha kaya di Kabupaten Kotim.

Tak hanya itu, dugaan keterlibatan joki profesional juga mencuat. Seorang pembalap yang dikenal kerap mengikuti kejuaraan resmi Moto Prix di Kota Sampit, berinisial Ya, disebut-sebut menjadi salah satu joki dalam balapan tersebut.

“Benar itu pembalap resmi tadi malam. Ya, yang pernah ikut motoprix kemarin,” ujar Jamal, salah seorang warga yang berada di sekitar lokasi kejadian, saat dikonfirmasi wartawan.

Sementara itu, dari informasi yang dihimpun bahwa nilai taruhan itu sebesar Rp 19,5 juta namun belum diketahui siapa pemenang taruhan itu.

Sementara Polres Kotim langsung bergerak cepat melakukan penindakan dan pembubaran aksi balap liar di taman kota, dan terus rutin melakukan patroli saat malam hari dan di lokasi yang rawan aksi balap liar. (nardi)

Bagikan:
Berita Populer
error: Content is protected !!