PANGKALAN BUN – Personel Ditpolairud Polda Kalteng terus memperkuat sinergi dengan masyarakat pesisir guna menangkal penyebaran paham radikal, melalui personel Kapal Polisi XVIII-2004 Das Kumai, kepolisian menggelar aksi sambang tokoh dan edukasi di Desa Kumai Hilir, Kotawaringin Barat, pada Rabu 4 Februari 2026.
Kegiatan ini difokuskan pada pemberian imbauan mengenai kewaspadaan terhadap ancaman terorisme serta paham radikalisme yang bertentangan dengan nilai-nilai Pancasila.
Dalam kesempatan tersebut, personel menyampaikan pesan langsung dari Kapolda Kalteng Irjen Pol. Iwan Kurniawan, ia menekankan bahwa kesadaran kolektif masyarakat adalah kunci utama dalam menjaga stabilitas keamanan.
“Bapak Kapolda berharap masyarakat dapat menjadi garda terdepan dalam mencegah penyebaran paham radikalisme di lingkungannya masing-masing,” ujar perwakilan Ditpolairud Polda Kalteng.
Senada dengan pesan dari Kapolda Kalteng, Dirpolairud Polda Kalteng Kombes Pol. Dony Eka Putra, melalui instruksinya menegaskan bahwa penguatan ideologi adalah benteng terbaik.
Masyarakat diajak untuk kembali mendalami dan mengamalkan nilai-nilai Pancasila sebagai landasan hidup berbangsa yang harmonis.
Selain memberikan imbauan, personel Ditpolairud juga membekali warga dengan pengetahuan praktis terkait:
1. Identifikasi Dini: Cara mengenali ciri-ciri penyebaran paham radikal di lingkungan sekitar.
2. Langkah Preventif: Prosedur pelaporan jika menemukan aktivitas mencurigakan yang mengarah pada tindakan terorisme.
3. Keamanan Perairan: Mengajak warga bersama-sama menjaga ketertiban, khususnya di wilayah perairan Das Kumai.
“Melalui edukasi tatap muka ini, kami berharap partisipasi aktif masyarakat meningkat sehingga wilayah Kalimantan Tengah, khususnya daerah pesisir, tetap kondusif dan bersih dari pengaruh paham yang merusak persatuan bangsa,” ucap Kombes Pol. Dony Eka Putra. (im/bs)












