Dalam Sehari, Karhutla Terjadi Hampir Bersamaan di Sejumlah Titik di Kotim

IST/BERITASAMPIT - Petugas Damkar sedang memadamkan api karhutla di Kotim.

SAMPIT – Kebakaran hutan dan lahan karhutla kembali terjadi di sejumlah titik di Kabupaten (Kotim), Minggu 26 Juli 2026. Dalam sehari, sedikitnya tiga kejadian kebakaran lahan ditangani petugas pemadam kebakaran di wilayah berbeda.

Kebakaran pertama terjadi di Sebabi, Kecamatan Telawang. Informasi diterima Pos Sektor Telawang sekitar pukul 13.20 WIB. Petugas kemudian bergerak ke lokasi dan tiba sekitar pukul 13.30 WIB.

Dalam laporan Damkar lahan kosong yang terbakar diperkirakan berukuran 10 x 20 meter. Pemadaman dilakukan menggunakan satu unit mobil tangki pemadam kebakaran dengan sejumlah personel. Dugaan sementara penyebab kebakaran disebut arson atau pembakaran sengaja.

Personel Damkar Pos Sektor Telawang, Rusdiansyah, dalam laporan kejadian menyebut petugas langsung melakukan pemadaman setelah tiba di lokasi dan memastikan kondisi telah aman sebelum kembali ke pos.

“Setiba di tempat kejadian , petugas melakukan penilaian situasi (size up) awal terlebih dahulu,” ujar Rusdiansyah dalam laporan tersebut.

Kebakaran lahan berikutnya terjadi di Jalan Walter Hugo, dekat Perumahan Griya Mandiri, Kelurahan Baamang Barat, Kecamatan Baamang. Informasi diterima petugas sekitar pukul 13.44 WIB dan personel tiba di lokasi sekitar pukul 14.14 WIB.

Lahan yang terbakar diperkirakan memiliki luas sekitar 45 x 20 meter. Petugas dari Regu I Peleton I Damkarmat melakukan penanganan dengan satu unit MTPK 13.

Kepala Peleton I Akhmad Ilham Wahyudi bersama sejumlah personel melakukan pendinginan di lokasi selama sekitar 40 menit.

“Petugas segera melakukan pendinginan di lokasi, kobaran api tidak lagi terlihat saat petugas tiba. Namun, rambatan panas dari kebakaran lahan mengenai pohon di belakang rumah dan berdampak pada sebagian atap rumah warga,” ujarnya dalam laporan.

Petugas kemudian memastikan kondisi aman dan mengimbau masyarakat sekitar agar meningkatkan kewaspadaan serta tidak sembarangan melakukan pembakaran sampah.

Sementara itu, kebakaran lahan juga terjadi di Jaya Kelapa, Kecamatan Mentaya Hilir Selatan (MHS). Informasi diterima Pos Sektor Samuda sekitar pukul 13.40 WIB. Petugas tiba di lokasi sekitar pukul 14.25 WIB dan langsung melakukan pemadaman.

Lahan kosong yang terbakar diperkirakan mencapai sekitar satu hektare dan berada di dekat permukiman warga dengan jarak sekitar 100 meter. Petugas menggunakan satu unit mobil tangki pemadam kebakaran dengan personel Supianor selaku Kepala Pos (Kapos), Heriansyah dan Himawan.

Dalam laporan yang disampaikan Pos Sektor Samuda, dugaan penyebab kebakaran juga disebut arson atau disengaja. Pemadaman dilakukan hingga kondisi dinyatakan aman, dengan dukungan personel Polsek Jaya Karya Samuda dan relawan pemadam kebakaran (Redkar) Samuda.

Ketiga kejadian tersebut tidak menimbulkan korban jiwa maupun korban luka. Kondisi cuaca pada hari itu cerah dan panas. Petugas mengingatkan masyarakat agar tetap waspada karena kondisi cuaca yang panas dan kering dapat meningkatkan risiko terjadinya kebakaran lahan. (Nardi)

baca juga ...  SEA Games: Timnas Indonesia Kembali Duduki Posisi Dua Klasemen
Bagikan:
Berita Populer
error: Content is protected !!