BPBD Kotim Tingkatkan Pengawasan Wisata Alam Kawasan Danau Jenderal Sudirman saat Libur Idulfitri

IST/BERITASAMPIT - Petugas BPBD Kotim saat mengevakuasi korban tenggelam di danau bekas galian Perum Bina Karya Jalan Jenderal Sudirman.

SAMPIT – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Timur (Kotim) meningkatkan pengawasan di sejumlah objek wisata alam, khususnya kawasan danau di sekitar Jalan Jenderal Sudirman Km 6, selama libur Idulfitri 1447 Hijriah tahun 2026.

Langkah ini dilakukan karena beberapa lokasi danau di kawasan tersebut tercatat telah beberapa kali menelan korban jiwa, terutama saat momen libur panjang ketika jumlah pengunjung meningkat.

Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kotim, Bambang Supiansyah, mengatakan pihaknya telah menyiapkan surat edaran kepada sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD), camat, lurah, kepala hingga masyarakat, khususnya pengelola destinasi wisata di Kotim.

“Kami sudah mempersiapkan surat edaran untuk beberapa OPD terkait, camat, lurah, kepala , dan masyarakat terutama pengelola destinasi wisata di Kotim. Menghadapi Idulfitri 1447 H tahun 2026 ini kemungkinan besar tempat wisata akan dipadati pengunjung,” ujar Bambang, Senin 9 Maret 2026.

Dalam edaran tersebut, pengelola destinasi wisata diminta menyiapkan berbagai langkah pengamanan, mulai dari menyiagakan personel hingga memasang penanda atau rambu peringatan di lokasi wisata.

“Personel pengamanan harus disiapkan, kemudian penanda-penanda juga harus dipersiapkan dan memiliki standar teknis. Terutama untuk OPD yang berkaitan langsung seperti Dinas Pariwisata agar bisa memberikan imbauan kepada pemilik destinasi wisata,” jelasnya.

Bambang menambahkan, perhatian selama ini sering terfokus pada objek wisata pantai ketika libur panjang. Padahal di kawasan Jalan Jenderal Sudirman Km 6 terdapat beberapa danau yang juga ramai dikunjungi masyarakat.

“Kadang-kadang pada saat hari besar dan libur panjang kita terfokus ke pantai. Padahal ada beberapa wisata danau, baik danau alam maupun danau galian, di Km 6 Jalan Jenderal Sudirman,” katanya.

Ia mencontohkan dua lokasi yang perlu menjadi perhatian, yakni Danau Biru serta danau galian yang berada di Perumahan Bina Karya. Kedua lokasi tersebut pernah terjadi insiden korban tenggelam.

baca juga ...  Pengunjung Resah, Pengemis Diduga Memaksa di Pasar PPM Sampit

“Danau galian di kawasan Perumahan Bina Karya kemarin sudah menelan satu korban anak SMK pada bulan Ramadan ini. Sementara di Danau Biru pada Januari 2026 juga ada satu korban, dan beberapa tahun lalu juga pernah terjadi satu korban,” ungkapnya.

Untuk mengantisipasi kejadian serupa selama libur Idulfitri, BPBD Kotim telah menyiapkan puluhan personel yang akan melakukan piket serta patroli di sejumlah titik rawan.

“Personel kami ada 47 orang, bersama koordinator totalnya 52 orang. Kami siap melaksanakan piket dengan sistem shift pagi dan malam. Setiap piket juga wajib melaksanakan patroli minimal satu kali dalam satu shift,” jelasnya.

Selain itu, BPBD juga membuka layanan nomor darurat yang dapat dihubungi masyarakat jika terjadi insiden di kawasan wisata.

“Kami juga memberikan informasi kepada masyarakat bahwa ada nomor darurat BPBD yang akan kami edarkan melalui media sosial. Jika ada insiden di lapangan, khususnya di daerah wisata, silakan menghubungi nomor 085147536370,” pungkasnya. (nardi)

Bagikan:
Berita Populer
error: Content is protected !!