PALANGKA RAYA – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kalimantan Tengah (Kalteng) memberikan apresiasi tinggi atas langkah Gubernur Kalteng, Agustiar Sabran, yang menghibahkan lahan pribadi seluas 20 hektare di Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar). Lahan tersebut diperuntukkan bagi pembangunan Sekolah Garuda sebagai bagian dari penguatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM).
Ketua Komisi III DPRD Kalteng, Sugiyarto, menilai hibah ini merupakan bukti konkret komitmen pemerintah daerah dalam mendukung program strategis nasional di sektor pendidikan. Legislator dari Partai Gerindra ini berharap pemerintah pusat segera merespons inisiatif tersebut agar pembangunan fisik dapat segera terlaksana.
“Langkah yang dilakukan Pak Gubernur sudah sangat bagus. Ini bentuk komitmen daerah dalam mendukung program pemerintah pusat, dan kami berharap bisa direspons dengan baik agar Sekolah Garuda benar-benar bisa dibangun di wilayah barat Kalimantan Tengah,” ujar Sugiyarto Rabu, 11 Maret 2026.
Sugiyarto menambahkan, kehadiran sekolah unggulan di wilayah barat akan menjadi katalisator peningkatan mutu pendidikan bagi generasi muda lokal. Namun, ia juga mendorong agar kedepannya konsep pemerataan pendidikan serupa dapat menjangkau wilayah timur provinsi, terutama di kawasan Daerah Aliran Sungai (DAS) Barito.
“Kalau memungkinkan, selain di wilayah barat seperti Kotawaringin Barat, kami juga berharap nantinya ada pembangunan Sekolah Garuda di wilayah timur, khususnya daerah DAS Barito, sehingga pemerataan pendidikan bisa benar-benar dirasakan,” katanya.
Lebih lanjut, ia optimistis keberadaan Sekolah Garuda akan meminimalisir pelarian bakat (brain drain) dari Kalimantan Tengah, karena siswa berprestasi kini memiliki fasilitas mumpuni di daerah sendiri.
“Dengan adanya Sekolah Garuda di Kalimantan Tengah, diharapkan anak-anak kita yang berprestasi tidak perlu lagi keluar daerah untuk mendapatkan pendidikan berkualitas. Ini peluang besar untuk mencetak generasi yang mampu bersaing dengan provinsi lain,” tegas Sugiyarto.
Menutup keterangannya, Sugiyarto menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor agar program besutan kementerian terkait ini berjalan optimal. Sinergi antara pemerintah pusat, provinsi, hingga kabupaten/kota menjadi kunci keberhasilan proyek tersebut.
“Karena ini program pemerintah pusat, tentu perlu sinergitas semua pihak, baik pemerintah provinsi maupun pemerintah kabupaten/kota. Dukungan seluruh stakeholder sangat penting agar program ini benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat,” tuturnya.
Ia berharap Sekolah Garuda menjadi kawah candradimuka bagi putra-putri terbaik daerah. “Harapan kita sekolah ini bisa menyeleksi anak-anak terbaik Kalimantan Tengah yang punya nilai tinggi dan potensi besar untuk menjadi kader pembangunan daerah ke depan,” pungkasnya.
(Syauqi)












