BUNTOK – Ditpolairud Polda Kalteng terus berkomitmen dalam memberantas peredaran gelap narkotika di wilayah perairan.
Melalui unit Kapal Patroli XVIII-2001, personel kepolisian menggelar sosialisasi pencegahan dan edukasi bahaya narkoba kepada warga di Bantaran Sungai DAS Barito, Kabupaten Barito Selatan, Kamis 12 Maret 2026.
Kegiatan yang dipimpin oleh Bharada Ketut Suparta ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran kolektif masyarakat terhadap dampak destruktif penyalahgunaan narkoba, sekaligus mendorong peran aktif warga dalam menjaga lingkungan mereka dari pengaruh barang haram tersebut.
Dirpolairud Polda Kalteng, Kombes Pol Dony Eka Putra, menegaskan bahwa edukasi ini merupakan langkah preventif untuk membentengi masyarakat.
Dalam sosialisasi tersebut, warga dibekali pemahaman mengenal jenis-jenis narkoba yang marak beredar, kerusakan fisik dan mental akibat konsumsi zat terlarang, dan keretakan hubungan keluarga dan dikucilkan dari lingkungan serta penjelasan mengenai ancaman pidana berat bagi pengguna maupun pengedar sesuai undang-undang yang berlaku.
“Kami ingin membangun kesadaran bersama tentang dampak buruk narkotika. Harapannya, masyarakat lebih memahami bahaya tersebut dan tidak sekali-kali mencoba terlibat di dalamnya,” ujar Kombes Pol Dony Eka Putra.
Selain memberikan edukasi, Ditpolairud juga menekankan pentingnya sinergi antara aparat dan masyarakat. Mengingat luasnya wilayah perairan, peran warga sebagai “mata dan telinga” kepolisian sangat krusial dalam mengungkap jaringan peredaran narkoba.
“Kami mengimbau warga untuk segera melapor kepada pihak kepolisian jika melihat atau mengetahui adanya indikasi peredaran narkoba di lingkungan mereka. Peran masyarakat sangat penting dalam mendukung pemberantasan narkotika secara tuntas,” tegas Dirpolairud.
Kegiatan rutin ini diharapkan dapat menciptakan lingkungan perairan Kalimantan Tengah yang bersih dari narkoba (Bersinar) demi masa depan generasi muda yang lebih baik.(im/bs)












