PANGKALAN BUN – Rizka Amelia Putri, salah seorang pelajar Kelas 11 SMAN 1 Nanga Bulik Kabupaten Lamandau, bersama rombongan seni tari Dayak dari Sanggar Laman Basega Nanga Bulik Lamandau, Asuhan (Onwer) Kiki Destiyanti, menampilkan Tari Bukung Kreasi, saat menjemput tamu pada upacara pemakaman Prof. Dr. Birute Mary Galdikas, yang diwarnai Upacara Adat Dayak Kaharingan Laman Tuha Desa Pasir Panjang, Rabu 15 April 2026.
“Benar Pak, saya sendiri merasa bangga. Dengan teman lainnya telah menari dalam acara pemakaman seorang Ibu Legendaris penyelamat orangutan di Kalimantan. Kebanggaannya karena saya asli warga Kalimantan,” jawab Rizka saat bincangi Berita Sampit.
Menurut anak kedua dari pasangan Sutarman-Siti Ainun, yang bertinggal di Sei Semblimbingan Nanga Bulik ini, dirinya siap akan mengajak teman-temannya untuk meneruskan cita-cita almarhum Ibu Birute, yaitu menjaga dan merawat kelestatian hutan dan satwanya.
“Kalau lingkungan alam kita terus dijaga maka hutan dan satwanya bakal merasa nyaman, karena tidak diganggu oleh tangan-tangan jahil,” ungkap Rizka yang memiliki hobi menari dan bercita-cita menjadi dokter ini. (man)












