PANGKALAN BUN – Ketua Komosi C DPRD Kobar, H. Arief Asyrofi, mendorong segera siapkan bangunan darurat untuk murid SDN 1 Desa Belaman Kecamatan Arut Selatan. Hal tersebut dikarenakan sejumlah murid SDN 1 Belaman belajar lesehan sempat jadi viral di medsos.
“Kenapa murid SDN 1, ada yang belajar lesehan, prediksi saya karena perkembangan pemukiman di Desa Batu Belaman semakin berkembang otomatis pendudukpun semakin bertamba, sementara sarpras pendidikan masih kurang,” kata Arief saat dikonfirmasi Berita Sampit, Senin 20 Juli 2026.
“Hal tersebut sudah kami dorong ke Dikbud agar secepatnya ambil langkah-langkah komprehensif agar kebutuhan dasar pendidikan tersebut bisa maksimal sesuai amanat Undang-Undang Pendidikan. Jangka pendek siapkan ruang kelas darurat dan bangku kursi bila perlu pinjam dari SD sekitar. Jangka panjangnya segera anggarkan misalnya dari ABT 2026 , untuk membangun ruang kelas yang baru disesuaikan jumlah murid,” ujar Arief menyampaikan info dari Dikbud Kobar.
Pada hari yang sama Kadisdikbud Kobar, Muhammd Alamsyah saat dikonfirmasi membenarkan bahwa SDN 1 Desa Batu Belaman, masih kekurangan kelas.
“Saat ini, SDN 1 Batu Belaman terdiri dari 12 rombel, dengan 8 ruang kelas yang tersedia. Sehingga terdapat kekurangan 4 ruang kelas.
Menurutnya, 4 rombel yg belum memiliki ruang kelas belajar menggunakan gedung pertemuan yang dibangun secara swadaya oleh Komite Sekolah.
“Saya telah melaporkan ke DPRD, dalam waktu dekat sarpras SDN 1 Belaman Desa Belaman akan segera dilengkapi,” ungkapnya. (man)












