PALANGKA RAYA – Perum Bulog Kantor Wilayah (Kanwil) Kalimantan Tengah (Kalteng) mempercepat penyaluran bantuan pangan kepada 205 ribu penerima manfaat yang tersebar di 14 kabupaten/kota di provinsi tersebut.
Kepala Bulog Kanwil Kalteng, Erwin Budiana, mengatakan hingga saat ini penyaluran bantuan telah menjangkau sekitar 43 ribu penerima atau sekitar 21 persen dari total sasaran.
“Penyalurannya sudah berjalan, penerima bantuan pangan seluruhnya 205.000 orang. Saat ini sudah tersalurkan sekitar 21 persen dan insyaallah akan selesai pada Mei 2026,” ujarnya dalam keterangannya, Kamis, 16 April 2026.
Ia menjelaskan, penyaluran bantuan ini merupakan penugasan dari Badan Pangan Nasional (Bapanas) kepada Bulog untuk membantu masyarakat yang membutuhkan.
Menurut Erwin, distribusi dilakukan secara serentak melalui jaringan Bulog di daerah guna mempercepat realisasi penyaluran.
“Kami sudah membagi tim dari kanwil. Selain itu, kami memiliki lima kantor cabang yang mencakup 13 kabupaten dan satu kota dengan wilayah kerja masing-masing. Penyaluran dilakukan serentak agar cepat tersalurkan,” jelasnya.
Untuk mendukung program tersebut, Bulog menyiapkan sekitar 4.100 ton beras dan 800 ribu liter minyak goreng MinyaKita.
“Alhamdulillah, untuk ketersediaan sudah siap, tinggal proses penyaluran,” katanya.
Setiap penerima bantuan akan memperoleh beras sebanyak 20 kilogram dan minyak goreng MinyaKita sebanyak 4 liter.
Meski jadwal penyaluran ditargetkan hingga akhir Mei 2026, pihaknya berupaya mempercepat distribusi agar bantuan dapat segera dirasakan masyarakat.
“Walaupun instruksinya sampai akhir Mei, kami upayakan lebih cepat agar masyarakat segera menerima manfaatnya,” tambahnya.
Erwin juga menyebutkan program bantuan pangan ini telah memasuki tahun ketiga pelaksanaan di Kalimantan Tengah.
Ia mengakui luasnya wilayah menjadi tantangan tersendiri, namun pengalaman pada tahun-tahun sebelumnya menjadi bekal untuk memastikan distribusi tetap berjalan lancar.
“Program ini sudah berjalan tahun ketiga. Kendala wilayah yang luas sudah kami lewati sebelumnya, sehingga kami optimistis penyaluran tahun ini tetap berjalan lancar,” tegasnya.
(Sya'ban)












