Pesan Alimudin Kolatlena di Hari Pers Sedunia: Kawal Isu Perlindungan Anak & Perempuan Lewat Pemberitaan

Anggota Komisi VIII DPR RI Dari Fraksi Gerindra Dapil Maluku Alimudin Kolatlena.

JAKARTA– Anggota Komisi VIII DPR RI dari Fraksi Gerindra, Alimudin Kolatlena, menyampaikan pesan khusus dalam memperingati Hari Kebebasan Pers Sedunia 2026.

Merujuk pada tema UNESCO, “Shaping a Future of Peace” legislator asal Daerah Pemilihan (Dapil) Maluku ini menekankan bahwa pers memiliki tanggung jawab moral untuk menciptakan kedamaian sosial, terutama di wilayah kepulauan dan daerah yang sedang berkembang.

Jurnalisme sebagai Instrumen Kemanusiaan

Sebagai anggota komisi yang membidangi urusan sosial dan perlindungan anak, Alimudin menyoroti pentingnya peran pers dalam mengawal isu-isu kemanusiaan. Menurutnya, jurnalisme yang sehat adalah yang mampu memberikan suara bagi mereka yang tidak terdengar.

“Di Komisi VIII, kami menangani isu-isu sensitif seperti kemiskinan, bencana alam, hingga perlindungan perempuan dan anak. Pers adalah mitra kami dalam mengungkap fakta di lapangan. Tanpa pers yang bebas dan berani, persoalan sosial di pelosok seperti di Maluku mungkin tidak akan sampai ke meja kebijakan di Jakarta,” tegas Alimudin, Minggu 3 Mei 2026.

Menjaga Kerukunan dan Kedamaian dari Timur

Alimudin juga mengingatkan bahwa sebagai wakil rakyat dari Maluku, provinsi dengan keberagaman yang tinggi, pers harus menjadi perekat sosial. Ia berharap media terus mengedepankan jurnalisme perdamaian yang menyejukkan.

Mantan Anggota DPRD Prov Maluku ini juga menekankan tiga poin krusial terkait peran pers yang bersinggungan langsung dengan tugasnya di Komisi VIII DPR RI.

Pertama, ia memberikan apresiasi tinggi terhadap peran pers dalam penanggulangan bencana, terutama atas konsistensi media dalam menyampaikan informasi peringatan dini yang sangat vital bagi masyarakat di wilayah kepulauan seperti Maluku.

Selain itu, Alimudin mendorong media untuk memperkuat fungsi pengawasan distribusi bantuan sosial (bansos) guna memastikan program pemerintah tersebut berjalan secara transparan dan tepat sasaran bagi masyarakat miskin.

baca juga ...  Menkeu Purbaya Ultimatum Daerah, Ancam Tak Naikkan Anggaran Jika Jual Beli Jabatan Masih Merajalela

Kolatlena pun menitipkan pesan penting mengenai penguatan literasi digital, di mana insan pers diharapkan menjadi garda terdepan dalam melawan hoaks dan disinformasi yang berpotensi mengganggu kerukunan antarumat beragama.

Melalui sinergi ini, Alimudin meyakini bahwa pers tidak hanya sekadar pemberi kabar, tetapi juga pelindung stabilitas sosial dan kemanusiaan.

Komitmen Fraksi Gerindra untuk Kebebasan Pers

Alimudin menegaskan bahwa Fraksi Gerindra berkomitmen menjaga iklim demokrasi yang sehat melalui dukungan terhadap kemerdekaan pers. Namun, ia juga berpesan agar kebebasan tersebut dibarengi dengan tanggung jawab dan integritas yang tinggi.

“Masa depan perdamaian yang kita cita-citakan hanya bisa terwujud jika informasi yang beredar di tengah masyarakat adalah informasi yang jujur, bukan provokasi. Saya mengajak seluruh rekan-rekan media, khususnya di Maluku, untuk terus menjadi pelita bagi masyarakat,” pungkas Alimudin Kolatlena.

(Adista)

Bagikan:
Berita Populer
error: Content is protected !!