BBM Langka? Warga Harus Antre Berjam-jam di SPBU

SYA'BAN/BERITASAMPIT - Masyarakat saat mengantre BBM subsidi jenis Pertalite di SPBU Jalan Imam Bonjol, , Selasa siang, 5 Mei 2026.

– Sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Kota , (Kalteng), mengalami antrean panjang pada Selasa siang, 5 Mei 2026.

Pantauan Berita Sampit di lapangan, antrean terjadi di sejumlah titik, mulai dari SPBU Jalan Imam Bonjol, Jalan Yos Sudarso, Jalan G. Obos, Jalan Ahmad Yani, hingga Jalan Murjani.

Kendaraan roda dua dan roda empat terlihat mengular hingga keluar area SPBU dan meluber ke badan jalan. Di SPBU Jalan Imam Bonjol, antrean bahkan mencapai ratusan kendaraan.

Pengendara tampak didominasi pembeli BBM subsidi jenis Pertalite, sementara untuk BBM jenis Pertamax 92 dilaporkan masih dalam proses pengantaran.

Salah satu pengendara mobil, Hanafi (45), mengaku antrean panjang tersebut sangat mengganggu aktivitasnya.

“Saya lagi antre Pertalite, antre sepanjang ini sangat menyulitkan, banyak waktu terbuang,” ujarnya.

Ia memperkirakan waktu antre bisa mencapai satu jam, sehingga berdampak pada pekerjaannya.

“Saya kira antre ini sampai satu jam-an, jadi pekerjaan saya terganggu, yang harusnya barang diantar tepat waktu jadi telat,” katanya.

Hal serupa disampaikan pengemudi ojek online, Ahmad Sapaludin (35), yang mengaku harus berpindah SPBU karena kehabisan BBM di lokasi sebelumnya.

“Saya dari Murjani tadi mengantre juga, sudah antre panjang ternyata habis, makanya langsung ke SPBU Jalan Imam Bonjol,” ujarnya.

Ia menyebut antrean terjadi hampir di seluruh SPBU dan berdampak pada pendapatannya.

“Sebetulnya saya kesusahan kalau antre begini, omset juga menurun karena waktu habis di antrean. Antre bisa sampai satu sampai dua jam, sangat menghambat pekerjaan,” katanya.

Menurutnya, mengisi BBM eceran bukan solusi karena harga lebih mahal, sehingga tetap memilih antre di SPBU.

“Untuk sementara aplikasi ojek saya matikan, kalau tidak dimatikan antre begini repot juga, apalagi bensin sudah menipis,” ujarnya.

Sementara itu, warga , Mulyadi (50), menduga antrean panjang dipicu adanya praktik pelansiran BBM.

“Saya kira antrean panjang ini disebabkan adanya pelansir. Walaupun satu hari sekali, tapi setiap hari, itu yang membuat macet,” katanya.

Ia juga menduga di sejumlah SPBU lain praktik tersebut bisa terjadi lebih dari sekali dalam sehari.

(Sya'ban)

baca juga ...  Dishub Kalteng Sisir Lingkar Selatan Sampit, Cek CCTV untuk Tekan Truk ODOL

Bagikan:
Berita Populer
error: Content is protected !!