Disdik Kotim Tegaskan SPMB Harus Bebas dari Pungli

NARDI/BERITASAMPIT - Kepala Dinas Pendidikan , Yolanda Lonita Fenisia.

SAMPIT – Dinas Pendidikan Kabupaten Timur (Kotim) menegaskan pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun 2026 harus berjalan transparan dan bebas dari praktik pungutan liar (pungli).

Kepala Dinas Pendidikan Kotim, Yolanda Lonita Fenisia mengatakan pihaknya terus mengingatkan seluruh sekolah agar menjalankan proses penerimaan murid baru sesuai aturan yang berlaku.

“Ini upaya kami untuk melaksanakan penyelenggaraan seleksi penerimaan murid baru di Kabupaten Kotim secara transparan, akuntabel dan objektif,” kata Yolanda, Rabu 13 Mei 2026.

Menurutnya, Disdik Kotim juga meminta dukungan penuh dari Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dalam mengawal pelaksanaan SPMB agar berjalan dengan baik dan tidak menimbulkan persoalan di masyarakat.

“Kita sebenarnya memohon dukungan dan komitmen penuh dari Forkopimda. Kalau untuk panitia di sekolah memang dilaksanakan oleh masing-masing sekolah,” ujarnya.

Ia menyebutkan hingga saat ini pihaknya belum menerima laporan ataupun informasi terkait adanya pungli dalam proses penerimaan murid baru di Kotim.

“Sampai dengan sekarang kami belum mendapat informasi terkait adanya pungli di SPMB. Kalaupun nantinya ada, kami akan melaksanakan penanganan sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” tegasnya.

Sebagai bentuk komitmen pencegahan, Disdik Kotim telah melakukan sejumlah langkah persiapan sebelum pelaksanaan SPMB dimulai. Salah satunya melalui sosialisasi kepada sekolah maupun masyarakat.

“Terkait komitmen ini kami telah melaksanakan langkah pertama yaitu melakukan sosialisasi. Kedua, kami juga sudah menyusun juknis terkait pelaksanaan SPMB dan telah disosialisasikan,” jelasnya.

Saat ini Disdik Kotim juga tengah mempersiapkan jadwal pelaksanaan penerimaan murid baru agar seluruh tahapan dapat berjalan tertib dan sesuai aturan. (Nardi)



baca juga ...  Bupati Kotim Tegaskan Data Koperasi Harus Sinkron dan Menyesuaikan Jadwal Gubernur untuk Bertemu Agrinas
Bagikan:
Berita Populer
error: Content is protected !!