PALANGKA RAYA – Wakil Ketua Komisi III DPRD Kalimantan Tengah (Kalteng), Tomy Irawan Diran, mengharapkan pemerintah provinsi dapat mengoptimalkan pengembangan program desa atau kampung wisata di berbagai daerah. Menurutnya, langkah tersebut memiliki potensi besar untuk menjadi penggerak pertumbuhan ekonomi baru, sekaligus membuka peluang usaha bagi masyarakat melalui pengembangan sektor pariwisata berbasis potensi lokal.
“Banyak inovasi di sektor pariwisata yang bisa kita adopsi, salah satunya konsep Desa atau Kampung Wisata Kreatif. Konsep ini tidak hanya menjual keindahan alam, tetapi juga budaya, produk UMKM, kuliner khas, hingga kreativitas masyarakat setempat yang memiliki nilai ekonomi tinggi,” ujar Tomy, belum lama ini.
​Ketua Fraksi PAN itu menambahkan, keberadaan desa wisata akan memberikan dampak berganda bagi perekonomian daerah. Selain meningkatkan kunjungan wisatawan, program tersebut juga diyakini mampu menciptakan lapangan kerja baru, memperkuat usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), serta meningkatkan pendapatan masyarakat secara berkelanjutan.
​Tomy menjelaskan, keberhasilan program desa wisata sangat bergantung pada sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan pelaku usaha. Oleh sebab itu, ia berharap pemerintah tidak hanya fokus membangun infrastruktur pendukung, tetapi juga memberikan pelatihan, pendampingan, serta promosi yang berkesinambungan agar setiap desa memiliki daya saing sebagai destinasi wisata unggulan.
​Ia optimistis, apabila dikelola secara serius dan berkelanjutan, program desa atau kampung wisata akan menjadi salah satu sektor strategis dalam mendorong pertumbuhan ekonomi Kalteng.
​
“Saya berharap setiap kabupaten dan kota mampu menggali potensi unggulannya masing-masing sehingga Desa Wisata benar-benar menjadi sumber kesejahteraan masyarakat sekaligus memperkenalkan identitas daerah kepada wisatawan dari berbagai wilayah,” tutupnya.
(Syauqi)












