Bukan Lelang! Kadis PUPR Kalteng Tegaskan Proyek Jalur Sepeda Biru di Gunakan Sistem Swakelola

SYAUQI/BERITA SAMPIT - Kadis PUPR Kalteng Juni Gultom saat diwawancarai awak media.

– Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi (Kalteng), Juni Gultom, menegaskan bahwa proyek jalur sepeda berwarna biru di Kota dikerjakan menggunakan sistem swakelola, bukan melalui mekanisme lelang.

Pernyataan ini disampaikan Juni untuk merespons kritik masyarakat terkait lapisan cat jalur sepeda yang mulai terkelupas di sejumlah ruas jalan.

Klarifikasi tersebut ia sampaikan usai menerima aspirasi dari Aliansi Masyarakat Bergerak yang menggelar aksi demonstrasi di depan Kantor Dinas PUPR Kalteng, Rabu, 3 Rabu 2026.

Juni membantah tudingan massa aksi yang menyebut proyek tersebut menyalahi aturan karena tanpa proses pelelangan. Ia menjelaskan bahwa pengerjaan jalur sepeda ini masuk dalam kategori perawatan berkala.

“Sesungguhnya karena ini pemeliharaan rutin dan swakelola, maka saya kira ini sebuah langkah yang baik dilakukan. Sehingga nanti swakelola PU lah yang menjalankan dan ketika menunjuk pekerjanya,” ujar Juni kepada awak media.

“Bahwa memang dananya masih belum ada keluar dari pemerintah. Posisinya bukan lelang,” tambahnya.

Saat ditanya mengenai batasan anggaran dalam sistem swakelola, Juni menjelaskan bahwa program tersebut mengacu pada ketentuan yang berlaku, termasuk sistem penanganan jalan secara menyeluruh (long segment).

“Swakelola itu ada long segment dan memang ada batasan anggarannya sesuai dengan ketentuan-ketentuan yang berlaku,” jelasnya.

Terkait kondisi fisik cat jalur sepeda yang rusak dan terkelupas, Dinas PUPR Kalteng berjanji akan segera melakukan perbaikan. Ia memastikan proyek tersebut masih dalam tahap pengerjaan dan belum dilakukan serah terima resmi atau Provisional Hand Over (PHO).

“Sebagaimana yang saya sampaikan tadi ini kan masih dalam proses pelaksanaan. Memang terjadi ketidaksesuaian dan ini kan belum di PHO. Ini tanggung jawab kita untuk memperbaikinya,” pungkasnya.

baca juga ...  BI Kalteng Dorong Literasi Ekonomi dan Keuangan Syariah melalui Program Wakaf Uang

(Syauqi)

Bagikan:
Berita Populer
error: Content is protected !!