PALANGKA RAYA – Ketua Komisi II DPRD Kalimantan Tengah, Nafsiah, meminta pemerintah daerah melalui organisasi perangkat daerah (OPD) provinsi maupun kabupaten/kota memperkuat koordinasi dalam menindaklanjuti berbagai aspirasi masyarakat, khususnya yang berasal dari wilayah pelosok.
“Memang hal-hal seperti ini masih ada, terutama di daerah pelosok. Soal jalan, guru, dan tenaga kesehatan masih sangat kurang di sana dan masih sering dikeluhkan masyarakat. Ini menjadi perhatian bagi pemerintah daerah,” ucapnya, Senin 8 Juni 2026.
Persoalan tersebut tidak bisa dianggap sebagai hal biasa karena berkaitan langsung dengan kebutuhan dasar masyarakat serta memengaruhi aktivitas dan kualitas hidup warga sehari-hari.
“DPRD Kalteng masih menerima berbagai laporan dari masyarakat terkait sulitnya akses jalan, minimnya tenaga pendidik, hingga keterbatasan layanan kesehatan di sejumlah daerah,” tambahnya.
Karena itu, pemerintah daerah perlu memberikan perhatian lebih serius agar kesenjangan pelayanan antarwilayah dapat diminimalkan.
“Persoalan seperti ini perlu mendapat perhatian serius karena berkaitan langsung dengan kebutuhan dasar masyarakat di daerah,” lanjutnya.
Penyelesaian berbagai persoalan tersebut tidak dapat dilakukan secara parsial. Diperlukan sinergi dan koordinasi lintas OPD sesuai kewenangan masing-masing agar penanganan yang dilakukan lebih efektif dan tepat sasaran.
“Kebutuhan guru untuk tingkat SD dan SMP maupun fasilitas puskesmas merupakan kewenangan pemerintah kabupaten dan kota. Namun demikian, pemerintah provinsi tetap dapat berperan melalui fasilitasi program serta dukungan lintas sektor untuk membantu penyelesaiannya,” tuturnya.
DPRD Kalteng berharap pemerintah daerah dapat lebih fokus terhadap prioritas pembangunan yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat, terutama di wilayah yang akses pembangunannya masih terbatas.
“Dengan koordinasi yang kuat antarlembaga, aspirasi warga diharapkan tidak hanya menjadi catatan, tetapi benar-benar masuk dalam perencanaan pembangunan dan direalisasikan secara bertahap,” ungkapnya. (yud)












