BUNTOK – Ditpolairud Polda Kalteng terus memperkuat hubungan harmonis dengan masyarakat melalui aksi-aksi humanis. Hal ini dibuktikan oleh personel Kapal Polisi XVIII-2001 yang melaksanakan aksi nyata bertajuk “Polisi Penolong” di Pelabuhan Pasar Lama, Buntok, Kabupaten Barito Selatan.
Dalam aksi tersebut, para personel dengan sigap membantu sejumlah warga yang tengah naik-turun dan melakukan perjalanan menggunakan moda transportasi air longboat.
Kehadiran petugas di lapangan ini merupakan bagian dari komitmen berkelanjutan Ditpolairud untuk memberikan pelayanan prima sekaligus memastikan rasa aman bagi masyarakat.
Dirpolairud Polda Kalteng, Kombes Pol. Dony Eka Putra, menyampaikan bahwa kegiatan “Polisi Penolong” ini adalah wujud nyata dari kepedulian dan kehadiran Polri di tengah-tengah aktivitas masyarakat.
Kombes Pol. Dony menegaskan bahwa Ditpolairud Polda Kalteng rutin menggelar kegiatan serupa di Pelabuhan Pasar Lama, khususnya pada jam-jam sibuk keberangkatan dan kedatangan longboat.
“Hal ini bertujuan untuk memastikan seluruh aktivitas transportasi air di wilayah tersebut dapat berjalan dengan aman, tertib, dan lancar,” jelasnya.
Tidak sekadar membantu fisik, personel di lapangan juga aktif memberikan edukasi keselamatan. Ditpolairud terus mengimbau warga dan penyedia jasa transportasi air agar selalu waspada terhadap kondisi cuaca yang kerap berubah, serta wajib menggunakan perlengkapan keselamatan seperti life jacket saat bepergian.
Aksi “Polisi Penolong” ini menjadi salah satu strategi penting Ditpolairud Polda Kalteng dalam memperkuat citra Polri sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat, sekaligus mempererat ikatan kekeluargaan antara polisi dan warga pesisir.(im/bs)












