Lima Tahun Berturut-turut Bangun PJU, Pemkab Kotim Gelontorkan Anggaran Sekitar Rp31 Miliar

NARDI/BERITASAMPIT - PJU Nur Mentaya Jalan Tjilik Riwut Sampit.

SAMPIT – Pemerintah Kabupaten Timur (Kotim) terus mengalokasikan anggaran untuk pembangunan Penerangan Jalan Umum (PJU) hampir setiap tahun sejak 2022. Sejak dimulai pada 2022 hingga rencana proyek tahun 2026, total anggaran yang digelontorkan mencapai sekitar Rp31 miliar.

Dari data yang dihimpun Berita Sampit, pembangunan diawali pada 2022 melalui proyek PJU kawasan Nur Mentaya Jalan Tjilik Riwut dengan anggaran sekitar Rp14,8 miliar.

Proyek ini membentang dari Bundaran Samekto, melewati Bundaran Tjilik Riwut, kawasan Stadion 29 November hingga persimpangan Wengga Metropolitan. Saat diresmikan, kawasan tersebut menjadi salah satu ikon penerangan jalan di Kota Sampit.

Namun, saat memasuki tahun-tahun berikutnya, kondisi PJU Nur Mentaya mulai menjadi sorotan. Sejumlah lampu tidak lagi berfungsi, ornamen pada tiang mengalami kerusakan, dan sedikitnya empat tiang sudah pernah rusak setelah beberapa kali disenggol truk bertonase besar karena desain tiangnya yang melengkung ke arah badan jalan.

Pada 2023, Pemkab Kotim melanjutkan pembangunan PJU di Jalan Tjilik Riwut dengan anggaran sekitar Rp7,2 miliar. Pekerjaan tersebut mencakup pemasangan tiang PJU mulai dari simpang Wengga Metropolitan hingga Bundaran Polres, sehingga memperpanjang jaringan penerangan di salah satu ruas jalan utama Kota Sampit.

Selanjutnya pada 2024, pembangunan diteruskan dari Bundaran Samekto ke arah barat hingga Jalan Jaksa Agung Suprapto dengan anggaran sekitar Rp1,8 miliar. Pekerjaan dilaksanakan pada April hingga Juni 2024.

Pada 2025, pembangunan difokuskan di dua ruas jalan dalam kota. Di Jalan Pemuda, pemerintah mengalokasikan anggaran Rp2.701.643.985 untuk pemasangan 81 tiang PJU, dengan masa pelaksanaan 21 Mei hingga 15 Oktober 2025.

Sementara di Jalan Pramuka, proyek senilai Rp2.845.750.068 dikerjakan pada periode yang sama dengan pemasangan 83 tiang PJU.

Untuk 2026, pemerintah kembali menganggarkan pembangunan PJU di Jalan Kapten Mulyono. Proyek ini diperkirakan menelan biaya sekitar Rp2 miliar dengan rencana pemasangan 63 titik lampu PJU.

“Saat ini masih tahap sosialisasi ke masyarakat, pekerjaan dijadwalkan dimulai pada pertengahan Juli 2026 dan berlangsung selama 90 hari,” kata Kepala Dinas Perhubungan Kotim Raihansyah.

Secara keseluruhan, nilai pembangunan PJU yang telah dan akan dikerjakan Pemerintah Kabupaten Timur selama kurun waktu 2022–2026 mencapai sekitar Rp28,5 miliar berdasarkan nilai proyek yang telah diketahui, dan mendekati Rp31 miliar jika proyek Kapten Mulyono terealisasi sesuai perkiraan anggaran. (Nardi)

baca juga ...  Tulang Belulang di Bawah Jembatan Bumi Raya Diduga Bukan Manusia, Polisi Tunggu Hasil Tim Ahli
Bagikan:
Berita Populer
error: Content is protected !!