Wabup Jayadikarta Sampaikan KUA-PPAS 2027: Pendapatan dan Belanja Diproyeksikan Capai Rp800,79 Miliar

DENNY/BERITASAMPIT - Wabup Jayadikarta pada Rapat Paripurna ke-5 Masa Persidangan II Tahun Sidang 2026 DPRD Kabupaten .

– Wakil Bupati Ahmad Jayadikarta mewakili Bupati H. Ahmad Rifa'i menyampaikan pidato pengantar Kebijakan Umum Anggaran (KUA) serta Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (PPAS) APBD Kabupaten Tahun Anggaran 2027 dalam Rapat Paripurna ke-5 Masa Persidangan II Tahun Sidang 2026 DPRD Kabupaten . Dalam rancangan awal tersebut, pendapatan dan belanja daerah sama-sama diproyeksikan sebesar Rp800.798.051.000, sehingga APBD 2027 dirancang tanpa mengalami defisit.

Dalam penyampaiannya, Wakil Bupati menjelaskan bahwa penyusunan KUA dan PPAS mengacu pada ketentuan Peraturan Pemerintah Nomor 12 Tahun 2019 tentang Pengelolaan Keuangan Daerah, khususnya Pasal 89 ayat (1), yang mengamanatkan penyusunan KUA berdasarkan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) dan pedoman penyusunan APBD. Dokumen tersebut memuat kondisi ekonomi makro daerah, asumsi penyusunan APBD, kebijakan pendapatan, belanja, pembiayaan, serta strategi pencapaiannya sebelum dibahas bersama Badan Anggaran DPRD.

Wakil Bupati mengatakan, tema pembangunan Kabupaten Tahun 2027 adalah “Pengembangan Daya Saing Sumber Daya Manusia yang Berbudaya”, sebagai penjabaran tahun ketiga RPJMD 2025–2029. Prioritas pembangunan diarahkan pada peningkatan kompetensi masyarakat, pemerataan akses pendidikan dan layanan , perluasan kesempatan kerja, serta pemberdayaan ekonomi berbasis potensi lokal melalui sektor pertanian, UMKM, dan industri kreatif. “Pembangunan tahun 2027 dihadapkan pada tantangan yang tidak ringan karena juga dipengaruhi dinamika ekonomi global yang berdampak terhadap kondisi perekonomian maupun daerah,” ujar Ahmad Jayadikarta, Senin 13 Juli 2026.

Dari sisi pendapatan, pemerintah daerah menargetkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar Rp89.798.000.000, pendapatan transfer Rp703.403.051.000, serta lain-lain pendapatan daerah yang sah sebesar Rp7.600.000.000. Seluruh komponen tersebut menghasilkan total target pendapatan daerah sebesar Rp800.798.051.000 yang akan menjadi dasar pembiayaan program pembangunan pada tahun anggaran 2027.

baca juga ...  H+3 Lebaran, Taman Wisata Harmoni Alam Nusa Padat Pengunjung

Sementara itu, belanja daerah juga diproyeksikan sebesar Rp800.798.051.000 yang terdiri atas belanja operasi Rp640.940.317.150, belanja modal Rp41.053.693.850, belanja tidak terduga Rp1.000.000.000, dan belanja transfer Rp117.804.040.000. juga memastikan bahwa dalam rancangan APBD 2027 tidak terdapat defisit anggaran, serta tidak menganggarkan penerimaan maupun pengeluaran pembiayaan daerah.

Menurut Wakil Bupati, rancangan KUA dan PPAS masih bersifat awal sehingga angka-angka tersebut dapat mengalami penyesuaian sesuai perkembangan kemampuan keuangan daerah dan hasil pembahasan antara pemerintah daerah bersama DPRD. Karena itu, dokumen KUA dan PPAS nantinya akan menjadi pedoman bagi seluruh perangkat daerah dalam menyusun Rencana Kerja dan Anggaran (RKA) sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

Mengakhiri penyampaiannya, Ahmad Jayadikarta mengajak seluruh unsur dan eksekutif terus menjaga sinergi dalam menyusun APBD 2027 agar mampu menjawab kebutuhan masyarakat sekaligus menjaga stabilitas fiskal daerah. Ia berharap seluruh proses pembahasan dapat menghasilkan anggaran yang efektif, tepat sasaran, serta mampu memberikan kontribusi nyata bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat Kabupaten . (denny)

Bagikan:
Berita Populer
error: Content is protected !!