BPBD dan Damkar Hadapi Enam Karhutla Melanda Sampit dalam Sehari

NARDI/BERITASAMPIT - kebakaran lahan yang terjadi di Bumi Raya II dan Walter Hugo.

SAMPIT – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kembali terjadi di sejumlah wilayah Kota Sampit, Kabupaten (Kotim), Kamis 23 Juli 2026. Dalam sehari, sedikitnya enam kejadian kebakaran lahan dilaporkan terjadi sejak siang hingga sore.

Kondisi cuaca yang panas dan terik, ditambah belum turunnya hujan dalam beberapa waktu terakhir, membuat lahan semak belukar mudah terbakar. Penanganan dilakukan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kotim bersama Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kotim serta TNI.

Kepala Pelaksana BPBD Kotim Multazam menyampaikan update hingga pukul 16.09 WIB, terdapat enam lokasi kebakaran yang ditangani oleh petugas.

“Kejadian pertama berada di Jalan Karya Bersama, Kelurahan Baamang Hulu, Kecamatan Baamang. Di lokasi tersebut, BPBD mengerahkan dua unit mobil tangki air (WT) dan dua regu. Kebakaran berhasil dipadamkan,” kata Multazam dalam laporannya.

Selanjutnya, kebakaran terjadi di Jalan Jenderal Sudirman Km 4,5, tepatnya kawasan Perumahan Pandawa, Kelurahan Pasir Putih, Kecamatan Mentawa Baru Ketapang. Petugas mengerahkan satu regu dan satu unit WT yang berada di jalur. Kebakaran di lokasi tersebut juga berhasil dipadamkan.

Kebakaran kemudian terjadi diantara Jalan Bumi Raya II dan Jalan Walter Hugo Baamang Barat, yang berada dekat permukiman warga. Penanganan dilakukan Damkarmat Kotim dengan dukungan BPBD.

Sebanyak satu unit dan satu regu BPBD dikerahkan, ditambah satu unit dan regu TNI dari Yon TP untuk melakukan penebalan. Hingga sore hari, proses pemadaman masih berlangsung.

Titik berikutnya berada di kawasan Jalan Lingkar Selatan atau Jalan Darul Hijrah. BPBD mengerahkan satu unit WT dan satu regu. Namun, salah satu unit mengalami gangguan pada mesin tembak.

Personel dan unit dari lokasi sebelumnya kemudian digeser untuk membantu penanganan di titik tersebut.

Pemadaman juga mendapat bantuan dari TNI, yakni satu regu dan satu unit dari Yon TP Mentaya. Hingga sore, kebakaran di lokasi tersebut masih dalam proses penanganan.

Sementara itu, kebakaran kembali terjadi di Jalan Bumi Raya I, Gang Kertabumi. BPBD mengerahkan satu unit WT dan satu regu yang digeser dari lokasi sebelumnya. Petugas masih melakukan proses pemadaman.

Kebakaran keenam dilaporkan terjadi di Jalan Sawit Raya, tepatnya di depan Kantor Musirawas. BPBD mengerahkan satu unit dan satu regu untuk menuju lokasi. Hingga pembaruan pukul 16.09 WIB, petugas masih dalam perjalanan menuju titik kebakaran.

Rangkaian kejadian tersebut menunjukkan tingginya potensi karhutla di wilayah Sampit dan sekitarnya. Kondisi cuaca panas dan kering membuat lahan yang ditumbuhi semak belukar menjadi lebih mudah terbakar.

BPBD Kotim mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan dan tidak melakukan aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran lahan, terutama di tengah kondisi cuaca yang panas dan kering. (Nardi)


baca juga ...  Bupati Kotim Rombak Jajaran Kepala Dinas
Bagikan:
Berita Populer
error: Content is protected !!