PANGKALAN BUN – Masyarakat Kecamatan Arut Utara, Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) yang dikelilingi sejumlah Perusahaan Besar Swata (PBS), perkebunan kelapa sawit dan kebun hutan Industri bahan baku pelet/tripleks, sampai sekarang merindukan BBM bersubsidi. Karena selama ini masyarakat hanya bisa menikmati BBM dengan harga selangit, untuk itu diharapkan Pertamina bisa membangun SPBU di kecamatan tersebut.
Hal itu disampaikan anggota DPRD Kobar dari Fraksi PDIP, Nina Erpida, saat kegiatan RDP bersama Pertamina Patra Niaga dan PT PLN UP3 Pangkalan Bun.
Pada kesempatan tersebut, Nina Erpida yang merupakan warga asli desa Panahan, Kecamatan Arut Utara, menyampaikan aspirasi masyarakat perihal hak masyarakat desa untuk mendapatkan BBM bersubsidi.
“Kami sadari, Kecamatan Arut Utara ini merupakan kecamatan terjauh dari ibukota, kondisi demikian masyarakat Arut Urara tidak pernah menikmati BBM bersubsidi, sebab BBM yang tersedia harganya selangit, bisa jadi BBM yang masuk ke Arut Utara dari para pelangsir, karena harga yang kami beli sangat luar biasa, masyarakat selama ini diam tidak protes karena selama ini tidak ada SPBU atau pun Pertashop disana yang beroperasi,” ujarnya.
Dikatakan Nina, dengan kondisi infrastruktur penghubung antar desa di Kecamatan Arut Utara masih sangat memprioritaskan, hal tersebut yang menyebabkan masyarakat kesulitan mendapatkan BBM bersubsidi.
“Kalau bicara mengenai desa 3 T, tertinggal, terluar dan terjauh, semua desa-desa di Arut Utara masuk ketegori tersebut, tetapi apakah pernah masyarakatnya mendapatkan BBM bersubsidi, padahal sudah sangat jelas peruntukannya BBM bersubsidi itu untuk siapa, untuk itu kami harapkan perhatian dan keseriusan dari Pertamina untuk mendekatkan pelayanan kepada masyarakat desa di Arut Utara, karena masyarakat Arut Urara pun sebagian besar bermata pencarian hanya sebagai pekebun,” ucapnya.
Nina pun berharap semua pihak dapat memperhatikan pembangunan di Arut Utara, agar Kecamatan Arut Utara ini bisa sejajar dengan kecamatan lainnya yang ada di Kobar ini yang telah maju pembangunannya.
“Saya berada di Legislatif ini atas dukungan masyarakat Arut Utara, yang kebetulan saya juga asli kelahiran disana, masyarakat telah mempercayai saya untuk bisa menyampaikan suara masyarakat Arut Urara agar terdengar dan ada tindakan dalam pengembangan pembangunannya,” tegasnya. (man)











