Gerakan Orang Tua Asuh Jadi Bagian dari Perjuangan Menekan-Cegah Stunting

DENNY/BERITASAMPIT - Wabup Jayadikarta hadiri kegiatan Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting di Kelurahan Kalawa.

PULANG PISAU – Upaya menangani stunting di Kabupaten Pulang Pisau tidak hanya mengandalkan program pemerintah, tetapi juga membutuhkan keterlibatan masyarakat melalui Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting. Hal tersebut disampaikan Wakil Bupati Pulang Pisau H Ahmad Jayadikarta saat menghadiri kegiatan di Kelurahan Kalawa, Kecamatan Kahayan Hilir, Selasa 8 September 2026.

Kegiatan yang dilaksanakan Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kabupaten Pulang Pisau tersebut menyasar enam anak yang mengalami stunting. Dalam kesempatan itu, juga dilakukan penyerahan bantuan untuk mendukung kebutuhan gizi anak selama masa pendampingan.

Jayadikarta mengatakan penanganan stunting harus dilakukan secara berkelanjutan karena persoalan tersebut berkaitan langsung dengan pertumbuhan dan kualitas kesehatan anak. Menurutnya, perhatian terhadap asupan makanan, kondisi kesehatan serta pola pengasuhan menjadi bagian penting dalam membantu anak tumbuh secara optimal.

“Gerakan orang tua asuh bukan hanya tentang memberikan bantuan, tetapi bagaimana kita bersama-sama memastikan anak mendapatkan perhatian dan kebutuhan yang mendukung tumbuh kembangnya,” kata Jayadikarta.

Ia menilai keterlibatan berbagai pihak dapat membuat penanganan stunting lebih dekat dengan keluarga penerima manfaat. Pemerintah daerah, organisasi sosial, dunia usaha maupun masyarakat dapat mengambil peran sesuai kemampuan sehingga keluarga tidak berjalan sendiri dalam memenuhi kebutuhan anak.

Dalam kegiatan tersebut, bantuan juga disalurkan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Pulang Pisau berupa susu SGM dan vitamin Apialys untuk kebutuhan selama tiga bulan. Sementara DP3AP2KB memberikan bahan pangan seperti bayam, kacang panjang, labu, jagung, tahu, tempe, kacang hijau serta biskuit.

Jayadikarta berharap bantuan tersebut dimanfaatkan dengan baik oleh keluarga penerima dan menjadi bagian dari upaya bersama memperbaiki pemenuhan gizi anak. Ia menegaskan, pencegahan stunting perlu dimulai sedini mungkin melalui pemenuhan gizi, pemantauan pertumbuhan dan keterlibatan aktif keluarga agar generasi Pulang Pisau dapat tumbuh sehat dan berkualitas. (denny)

baca juga ...  Kontingen Pulang Pisau Siap Tunjukkan Inovasi di Peda KTNA XIV Kalteng
Bagikan:
Berita Populer