Pj Bupati Dukung Program Cetak Sawah-Swasembada Jagung Tahun 2025

IST/BERITA SAMPIT : Pj Bupati Said Salim saat menghadiri Rapat Koordinasi yang digelar di Aula Jayang Tingang, Kantor Gubernur Kalteng, beberapa waktu lalu.

NANGA BULIK – Penjabat (Pj) Bupati , Said Salim, memastikan Kabupaten memiliki banyak potensi yang bisa dikembangkan untuk mendukung program Cetak Sawah dan Swasembada Jagung Tahun 2025.

Hal ini disampaikan dalam Rapat Koordinasi yang digelar di Aula Jayang Tingang, Kantor Gubernur . Selasa (8/1) kemarin.

“Kabupaten memiliki banyak lahan kering dan perkebunan yang sangat potensial. Kami sudah mulai memetakan area yang bisa dioptimalkan untuk program ini dan akan segera melaporkan data detailnya ke ,” ucap Said Salim. Senin, 13 Januari 2025.

Rapat yang dipimpin langsung oleh Gubernur Kalteng, Sugianto Sabran, ini turut dihadiri Wakil Gubernur, Dirjen Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) Kementerian Pertanian RI, Forkopimda Kalteng, serta pejabat dari kabupaten/kota lainnya di Kalteng.

Dalam kesempatan itu, Dirjen PSP Kementan, Andi Nur Alam Syah, menyebutkan bahwa Provinsi Kalteng memiliki potensi besar dalam program ini, dengan luas lahan hingga 930.640 hektare. Angka ini menjadi bagian dari target cetak sawah seluas 2,2 juta hektare.

“Kalteng memiliki peluang besar untuk mendukung kedaulatan pangan . Ini momen penting untuk berkolaborasi,” ujar Andi.

Gubernur Kalteng, Sugianto Sabran, mengingatkan bahwa potensi besar ini harus dimanfaatkan dengan maksimal. Ia mendorong setiap kabupaten, termasuk , untuk mengambil peran aktif.

“Peluang ini jangan sampai diambil provinsi lain. Kita punya potensi, dan ini harus kita manfaatkan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” tegas Sugianto.

Menanggapi hal tersebut, Said Salim optimistis bisa menjadi salah satu kabupaten kunci dalam mendukung program strategis ini.

Ia menekankan bahwa cetak sawah dan swasembada jagung tidak hanya akan memperkuat sektor pertanian, tetapi juga membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat.

baca juga ...  Pria Muda di Lamandau Diduga Bunuh Diri Akibat Tekanan Pinjaman Online

“Kami siap mendukung sepenuhnya. Selain untuk ketahanan pangan, program ini juga bisa membuka lapangan kerja dan meningkatkan kesejahteraan petani di ,” ujarnya.

Dengan potensi besar yang dimiliki, diharapkan menjadi salah satu daerah andalan dalam mewujudkan swasembada pangan . Program ini juga menjadi langkah awal menuju visi Indonesia sebagai Lumbung Pangan Dunia 2045.

(andre)

Bagikan:
Berita Populer
error: Content is protected !!