PALANGKA RAYA – Kepala Biro (Karo) Administrasi Pimpinan (Adpim) Johni Sonder resmi menjabat sebagai Ketua Pengganti Antar Waktu (PAW) Persatuan Sambo Indonesia (Persambi) Kalimantan Tengah (Kalteng) periode 2023-2027.
Penunjukan Johni dilakukan berdasarkan hasil musyawarah dalam Rapat Pleno Pengurus Provinsi Persambi Kalteng di Aula Dispora Kalteng, Sabtu 25 Januari 2025.
Keputusan ini diambil untuk memastikan keberlanjutan organisasi dalam mengembangkan dan memajukan olahraga Sambo di Kalteng.
Dalam kepengurusannya, Johni berkomitmen untuk memajukan dan mengembangkan olahraga Sambo di Kalteng serta memperkenalkannya lebih luas kepada masyarakat.
Salah satu langkah strategis yang akan dilakukan adalah menggelar turnamen Sambo secara rutin setiap tahun.
“Kami ingin masyarakat Kalteng lebih mengenal olahraga Sambo. Dengan adanya turnamen tahunan, diharapkan dapat menjadi sarana promosi sekaligus pembinaan atlet lokal,” ujar Johni.
Selain itu, ia juga berencana melakukan konsolidasi guna membentuk dan mengaktifkan kembali kepengurusan Persambi di tingkat kabupaten/kota.
Menurutnya, langkah ini penting untuk memperkuat pembinaan atlet di daerah dan mencetak atlet-atlet berbakat yang mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional.
Seperti diketahui, Sambo merupakan olahraga bela diri asal Rusia yang dikembangkan oleh Tentara Merah Uni Soviet pada awal 1920-an.
Nama “Sambo” sendiri merupakan singkatan dari “SAMozashchita Bez Oruzhiya,” yang berarti “bela diri tanpa senjata.”
Olahraga ini menggabungkan teknik dari berbagai bela diri seperti judo, jujitsu, gulat, savate, dan tinju.
Johni berharap, dengan kepengurusan yang baru, olahraga Sambo dapat berkembang pesat di Kalteng dan melahirkan atlet-atlet berprestasi yang mampu mengharumkan nama daerah di berbagai kejuaraan.
“Kami optimistis dengan dukungan berbagai pihak, Sambo bisa menjadi olahraga yang semakin diminati dan berprestasi di Kalteng,” pungkasnya.
(Sya'ban)












