Paralegal Justice Award Disosialisasikan di  

ENN/BERITA SAMPIT - Sosialisasi PJA di Kabupaten .

– Plh Sekda , Yofi Yudistira menjelaskan Paralegal Justice Award (PJA) merupakan wadah dalam memotivasi kepala dan lurah untuk memberikan pelayanan non ligigasi/ diluar jalur peradilan sebagai implementasi hadirnya negara ditengah masyarakat, bukanlah sebuah perlombaan menang atau kalah. Hal itu diungkapkan Yofi Yudistira saat membuka sosialisasi Paralegal Justice Award dan Sadar di Aula Kantor Bupati , Kamis 27 Februari 2025.

Menurut Yofi, penganugerahan Paralegal Justice Award oleh Kementerian RI guna memberikan apresiasi kepada kepala dan lurah yang telah bertindak sebagai juru damai.

“Paralegal Justice Award ini merupakan ajang tahunan yang diselenggarakan oleh Kementerian melalui BPHN, yang bekerjasama dengan Mahkamah Agung dan didukung oleh Kementerian Dalam Negeri serta Kementerian Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi,” jelas Yofi Yudistira.

Program tersebut dimulai sejak tahun 2023 berlanjut tahun 2024 hingga tahun 2025 yang bertujuan untuk memberikan penghargaan kepada kepala dan lurah yang berperan aktif dalam menyediakan akses keadilan bagi masyarakat.

Perlu diketahui bahwa pada 2004 Provinsi mengirimkan 6 orang lurah dan kepala perwakilannya dalam ajang PJA di Jakarta, dan salah satu peserta dari Kabupaten yaitu Lurah Padang Irvanudin Ahmad menjadi satu-satunya lurah di Kalteng yang berhasil mendapatkan dua gelar yaitu litigation Peacemaker (NLP) dan Anubhawa Sasana Jahaddhita (ASJ).

“Untuk itu kami sama pemerintah daerah ucapkan terima kasih lurah Padang atas jasa dan usahanya yang luar biasa telah membawa nama harum Kabupaten di tingkat yang bersaing dengan 300 orang kepala dan lurah se-Indonesia,” tukas Yofi Yudistira. (enn)

baca juga ...  Pemkab Sukamara Siap Reformasi Birokrasi di Delapan Area Ini
Bagikan:
Berita Populer
error: Content is protected !!