KUALA KURUN – Pemerintah Kabupaten Gunung Mas melalui Dinas Perikanan dan Ketahanan Pangan (DPKP) daerah setempat, melaksanakan Bazar Gerakan Pangan Murah di halaman kantor dinas setempat, Senin 24 Maret 2025.
Adanya bazar gerakan pangan murah tersebut, ratusan masyarakat tumpahruah mendatangi dinas terkait untuk membeli harga bahan pokok (bapok) murah.
Kegiatan ini merupakan bagian dari Gerakan Ketahanan Pangan yang bertujuan untuk menyediakan bahan pangan berkualitas dengan harga terjangkau dibawah harga Pasar Kuala Kurun untuk dijual kepada masyarakat.
Adapun dalam bazar ini, pihak Dinas Perikanan dan Ketahanan Pangan Kabupaten Gunung Mas bekerja sama dengan Dinas Pertanian, Bulog, petani dan pedagang lokal untuk menyediakan berbagai komoditas pangan untuk dijual.
Adapun bahan pokok yang di jual tersebut berupa, beras merek Lahap 5 kg sebanyak 125 sak, beras hibrida 10 kg sebanyak 130 sak, beras SPHP 5 kg sebanyak 300 sak, minyak goreng kemasan 1 liter sebanyak 180 kemasan, gula pasir sebanyak 180 kg.
Kemudian, bawang merah sebanyak 90 kg, bawang putih sebanyak 90 kg, telur sebanyak 100 tabak, daging ayam sebanyak 58 kg, ikan patin segar sebanyak 100 kg, cabai sebanyak 4 kg dan produk pertanian lainnya.
Kepala Dinas Perikanan dan Ketahanan Pangan Kabupaten Gunung Mas, Eigh Manto menyebutkan, kegiatan ini merupakan salah satu strategi pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas harga pangan dan memastikan ketersediaan bahan pokok bagi masyarakat.
“Diharapkan dengan adanya gerakan pangan murah ini, dapat membantu memenuhi beberapa kebutuhan masyarakat di bulan Ramadan dan persiapan Hari Raya Idul Fitri,” ungkap nya.
Lebih lanjut dia menambahkan bahwa, kegiatan Bazar Gerakan Pangan Murah ini juga akan diadakan di kecamatan lainnya sampai akhir tahun.
“Mudah-mudahan konsistensi intervensi pemerintah di gerakan pangan murah ini dapat benar-benar membantu Masyarakat kita untuk menekan tingkat inflasi yang ada di Kabupaten Gunung Mas ” bebernya.
Selain itu, Eigh juga menuturkan, Gerakan Pangan Murah ini dilaksanakan bukan hanya untuk penanganan inflasi, hal ini juga dilakukan dalam upaya untuk mensukseskan 100 hari kerja bupati dan wakil bupati terpilih.
“Dengan adanya Gerakan Pangan Murah ini, diharapkan Kabupaten Gunung Mas dapat terus meningkatkan ketahanan pangan daerah serta mendukung kesejahteraan masyarakat melalui akses pangan yang lebih mudah dan terjangkau,”Harap Eigh Manto.
Untuk diketahui kegiatan bazar pangan murah yang dilaksanakan oleh Dinas Perikanan dan Ketahanan Pangan Kabupaten Gunung Mas tersebut merupakan keempat kali dilakukan di Kecamatan Kurun.
Dimana sebelumnya telah dilaksanakan di Kecamatan Manuhing, Kecamatan Rungan Barat dan Kecamatan Rungan. (ale)












