Kemenag Sambut Baik Program Satu Satu Majelis Taklim

KUALA – Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten menyambut baik kerja sama antara Kementerian Pembangunan Daerah Tertinggal (Kemendes PDT) dan Kemenag terkait program Satu Satu Majelis Taklim. Program ini secara resmi dicanangkan pada Senin 24 Maret 2025 lalu, di Masjid Izzatul Islam Grand Wisata, Lambangsari, Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi.

Menteri PDT Yandri Susanto menegaskan bahwa kolaborasi dengan Kemenag sangat penting dalam pembangunan moral masyarakat. Menurutnya, pengembangan majelis taklim di tingkat bukan hanya untuk meningkatkan pemahaman agama, tetapi juga sebagai sarana mempererat hubungan sosial antar warga.

“Kolaborasi ini penting karena membangun moral manusia adalah tantangan yang lebih besar daripada pembangunan infrastruktur,” ujar Yandri, Jumat 28 Maret 2025.

Menanggapi program tersebut, Kepala Kantor Kemenag , H. Hamidan, S.Ag., M.A., melalui Sekretarisnya, H. Poetran Susilo, S.H.I., M.A., menyatakan bahwa Kabupaten sudah sejak lama memiliki banyak majelis taklim yang aktif. Ia memastikan bahwa majelis taklim telah tersebar di seluruh kecamatan, bahkan dalam satu bisa terdapat lebih dari satu majelis.

“Kita belum bisa memastikan setiap memiliki satu majelis taklim, tetapi yang jelas di setiap kecamatan sudah ada. Bahkan di beberapa , jumlah majelis taklim lebih dari satu, terutama di sekitar Kuala . Jadi, target satu satu majelis taklim Insya Allah bisa terpenuhi, namun kami tetap menunggu instruksi lebih lanjut dari Kementerian,” jelas Poetran di Kantor Kemenag , Jalan Tambun Bungai, Kuala .

Senada dengan hal tersebut, Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Bataguh, Nasrullah, S.H.I., mengungkapkan bahwa di wilayahnya, keberadaan majelis taklim hampir merata di setiap . Bahkan, di Sei Jangkit, terdapat tujuh majelis taklim yang sudah terdata, dan kemungkinan masih ada yang belum terdaftar secara resmi.

baca juga ...  Personel Ditpolairud Rutin Lakukan Patroli

“Di Kecamatan Bataguh, majelis taklim sudah tersebar luas. Untuk memenuhi program satu satu majelis taklim, kita tinggal menunggu aturan lebih lanjut setelah pencanangan ini,” tutur Nasrullah.

Dengan adanya kerja sama ini, Kemenag berharap pengelolaan majelis taklim semakin terorganisir dan dapat berkontribusi lebih besar dalam membangun masyarakat yang religius serta harmonis. (ds)

Bagikan:
Berita Populer
error: Content is protected !!