SAMPIT – Di balik setetes darah, tersimpan harapan hidup bagi banyak orang. Namun, di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), minat masyarakat untuk donor darah masih tergolong rendah, padahal kebutuhan darah setiap bulannya mencapai 900 kantong.
Kepala Unit Donor Darah (UDD) PMI Kotim, Aldila Tiurmawati Lumban Gaol, mengajak warga Sampit untuk lebih peduli dan tak ragu mendonorkan darah.
“Donor darah secara rutin dapat membantu menjaga kesehatan jantung, karena membantu menurunkan kekentalan darah dan mengurangi risiko penyakit jantung,” jelas Aldila, Senin, 5 Mei 2025.
Ia mengatakan, sebelum proses donor dilakukan, calon pendonor juga akan menjalani pemeriksaan kesehatan untuk memastikan kondisinya layak dan dipastikan terbebas dari penyakit menular seperti hepatitis, HIV, dan sifilis.
Pemeriksaan ini sekaligus bisa menjadi langkah deteksi dini terhadap kondisi kesehatan pendonor sendiri.
Selain itu, donor darah merangsang produksi sel darah baru yang lebih sehat, membantu menurunkan kadar zat besi berlebih dalam darah, serta meningkatkan kesehatan mental karena adanya rasa puas telah membantu sesama.
Aldila juga menyebut, aktivitas donor darah mampu memgurangi kalori yaitu sebanyak 650 kalori, darah yang diambil sekitar 350ml kantong.
“Kami mengajak masyarakat Kotim, terutama yang sehat secara medis, untuk rutin berdonor darah. Satu kantong darah bisa sangat berarti bagi yang membutuhkan,” pungkasnya.
(Nardi)












