Kerjasama dengan PT. BGA Group, SMKN 1 Lama Berhasil Pasarkan Sayuran Hidroponik di Hypermart Pangkalan Bun

MAN/BERITASAMPIT : Sejumlah Pelajar SMKN 1 Kecamatan Lama, saat memasarkan hasil kebun mini di Hypermat Pangkalan Bun.

PANGKALAN BUN – SMKN 1 Lama (Kolam), Kabupaten Barat (Kobar), bekerja sama  dengan PT Bumitama Gunajaya Agro (BGA) Group Region Lama mulai memasarkan tanaman (sayuran) hidroponik karya pelajar.

Sayuran hidroponik ini mulai dipasarkan ke masyarakat umum pada acara launching penjualan perdana yang dilaksanakan di Hypermart Pangkalan Bun, Sabtu 10 Mei 2025.

Kepala SMKN 1 Lama Andik Purwianto menjelaskan, sudah sejak 2018 jurusan Agribisnis Tanaman Pangan dan Hortikultura (ATPH) SMKN 1 Lama menanam sejumlah tanaman (sayuran dan buah) dengan sistem hidroponik atau tanpa pestisida kimia.

“Sayuran hidroponik tanpa pestisida kimia ini yang disetujui pihak Hypermart ada tiga jenis sayuran untuk dipasarkan, yakni packcoy, seledri dan selada. Hari ini launching penjualan perdana, sementara sayur packcoy dulu,” ujarnya.

Andik menjelaskan, selain belajar cara mananam, pelajar juga mulai diajarkan bagaimana cara memasarkan secara mandiri. Keterlibatan PT BGA dalam sisi pembiayaan cukup membantu pihak sekolah selama ini.

“Yang pertama selain menghasilkan sayuran kita juga mulai mempromosikan dan mengenalkan ke masyarakat luas. Untuk kualitas, kami sudah melalui uji laboratorium dan sudah layak diperjual belikan ke masyarakat umum,” sebutnya.

Selain itu pihak Hypermart juga memberikan syarat untuk selalu memasok ketiga sayuran tersebut tanpa terputus.

“Selain uji lab kita juga dituntut untuk kontinyu memasok ketiga sayuran tersebut, dan kami sangat siap,” ujarnya.

Di tempat yang sama, Ketua Program Keahlian Agribisnis Tanaman Pangan dan Hortikultura (ATPH) SMKN 1 Kolam Rijal El Hanif menambahkan, selama ini pihak sekolah menerapkan satu anak satu projek.

“Jadi setiap minggu sudah ada yang bisa dipanen. Ini untuk menjaga konsistensi dalam menjaga rotasi tanam. Untuk lahan tanam kita juga bekerjasama dengan Kelompok Tani Sekar Wangi Sukajaya, Kecamatan Lama. Saat ini jumlah pelajar jurusan ATPH sebanyak 60 orang. Harapannya ke depan, untuk mengenalkan anak didik terkait urban farming,” ujarnya.

baca juga ...  Polsek Pangkalan Banteng Berikan Layanan Wi-Fi Gratis di Pos Kamling Desa Amin Jaya

“Dengan terjalinnya kerjasama dengan Hypermart ini, anak didik bisa belajar urban farming. Mengenalkan ke masyakat bahwa sayuran ini bebas bahan kimia, tanpa pestisida. Kita jual per pouch Rp7.000,” imbuhnya.

Sementara itu, PT BGA Region Lama yang diwakili CSR Regional , Rendy Marshel M mengatakan, ini sebagai wujud kepedulian PT BGA dalam dunia pendidikan dan pengembangan sumber daya manusia melalui program CSR Bumitama Berdaya.

“Ini sebagai bentuk kepedulian kami di dunia pendidikan. Harapan kami setelah mereka lulus sekolah bisa mengaplikasikan ilmu yang didapat di bangku sekolah dengan menjadi petani sayuran hidroponik.”

Untuk diketahui, SMKN 1 Lama memiliki tiga jurusan. Yakni jurusan ATPH yang menjadi pusat keunggulan dan dua jurusan lainnya Akuntansi dan Agribisnis Tanaman Perkebunan. (man)

Bagikan:
Berita Populer
error: Content is protected !!