PULANG PISAU – Kabupaten Pulang Pisau tengah bersiap mengalami loncatan besar dalam pembangunan infrastruktur. Pemerintah daerah melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (DPUPR) memprioritaskan proyek-proyek strategis demi mendukung visi misi Bupati dan Wakil Bupati untuk menciptakan daerah yang lebih terkoneksi, modern, dan berdaya saing.
Pelaksana Harian (Plh) Kepala DPUPR Pulang Pisau, Yanto Ranan, menegaskan bahwa pembangunan akan merata menyasar seluruh wilayah kabupaten.
“Fokus kita pada konektivitas antar desa, pembangunan sarana rumah ibadah, perbaikan bangunan sekolah, dan ketahanan pangan berbasis sumber daya air,” ujarnya, Sabtu 10 Mei 2025.
Selain itu, DPUPR juga menargetkan penyelesaian proyek-proyek strategis seperti mal pelayanan publik, gedung perpustakaan, penataan jalan utama, dan revitalisasi taman kota. Semua ini dirancang tidak hanya untuk mempercantik wajah Pulang Pisau, tetapi juga meningkatkan kualitas layanan publik bagi masyarakat.
Yang menarik perhatian, rencana pembangunan ikon baru Pulang Pisau di Bundaran Belah pun telah disiapkan. Yanto mengungkapkan pihaknya sudah menjalin koordinasi dengan Balai Jalan untuk mewujudkan landmark tersebut.
“Kami ingin Pulang Pisau punya identitas visual yang kuat, yang bisa menjadi kebanggaan bersama,” tuturnya.
Tak kalah penting, penguatan konektivitas Bahaur-Cemantan juga masuk agenda prioritas. Menurut Yanto, kawasan Cemantan memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai destinasi wisata unggulan.
“Kalau aksesnya baik, wisata akan tumbuh, ekonomi lokal pun ikut bergerak,” katanya penuh optimisme.
Dengan berbagai langkah strategis ini, Pemerintah Kabupaten Pulang Pisau berharap bisa mendorong daerahnya menuju kemajuan signifikan. Infrastruktur bukan lagi sekadar proyek fisik, tapi menjadi fondasi untuk masa depan yang lebih jaya, inklusif, dan berkelanjutan. (ds)












