PALANGKA RAYA – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah menggelar Rapat Koordinasi Pengendalian dan Evaluasi (Rakordalev) pembangunan daerah triwulan I tahun 2025.
Acara yang digelar di Hotel M Bahalap, Kamis pagi, 15 Mei 2025 itu dibuka oleh Wakil Gubernur Edy Pratowo.
Dalam sambutan tertulis Gubernur Agustiar Sabran yang dibacakan Edy, pemerintah menyoroti beberapa fokus utama pembangunan daerah tahun ini.
Di antaranya adalah penguatan sektor pangan, konservasi, hilirisasi industri, serta peningkatan layanan pendidikan dan kesehatan melalui program Makan Bergizi Gratis.
“Program prioritas Huma Betang tahun ini diarahkan pada enam hal: Kalteng Bermartabat, Betang Maju, Makmur, Cerdas, Sehat, dan Harmoni,” ujar Edy di hadapan peserta rapat yang berasal dari berbagai instansi pemerintah daerah.
Rakordalev disebut sebagai forum strategis untuk menakar kesesuaian capaian pembangunan dengan target Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD).
Pada triwulan pertama, sejumlah indikator makro menunjukkan hasil yang relatif menggembirakan.
Pertumbuhan ekonomi Kalimantan Tengah tercatat 4,04 persen secara tahunan. Meski melambat dibanding periode yang sama tahun lalu, angka itu masih dianggap stabil.
Sementara angka kemiskinan berhasil ditekan ke level 5,26 persen, lebih baik dari rata-rata nasional yang masih di angka 8,57 persen.
Gini rasio, yang mencerminkan tingkat ketimpangan pendapatan, tercatat sebesar 0,304. Sedangkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) telah menembus 74,28, melebihi target RKPD dan masuk kategori tinggi.
Tingkat pengangguran terbuka juga menurun, menjadi 3,47 persen pada Februari 2025.
Meski begitu, Edy mengingatkan bahwa capaian ini belum final.
“Masih ada ruang perbaikan. Kuncinya adalah kerja sama lintas sektor dan keberanian dalam eksekusi,” katanya.
Rakordalev turut dihadiri oleh Asisten Ekbang Herson B. Aden, Forkopimda Kalteng, Kepala OPD, serta para bupati, wali kota, dan Kepala Bappeda kabupaten/kota se-Kalteng.
(Sya'ban)












