KUALA PEMBUANG — Suasana penuh semangat dan harapan menyelimuti Balai Desa Pematang Limau saat acara Sosialisasi Persiapan Pembentukan Koperasi Merah Putih digelar. Momentum ini menjadi titik awal kebangkitan ekonomi desa, dengan kehadiran para pemangku kepentingan yang menunjukkan kuatnya komitmen bersama dalam mewujudkan kemandirian ekonomi masyarakat.
Dihadiri oleh perwakilan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) seperti Dinas Koperasi dan UKM, Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Dinas Ketahanan dan Pertanian, Dinas Perikanan, serta Tenaga Ahli P3MD Kabupaten Seruyan, acara ini semakin semarak berkat kehadiran para tokoh adat, pemuka agama, kelompok tani, UMKM, dan perangkat desa. Suatu kolaborasi luar biasa yang mencerminkan semangat gotong royong khas Indonesia.
Pj. Kepala Desa Pematang Limau membuka acara dengan penuh antusiasme, menekankan bahwa Koperasi Merah Putih bukan hanya tempat simpan pinjam, tetapi sebuah strategi pembangunan desa yang holistik. “Koperasi ini adalah kendaraan menuju kesejahteraan bersama, lahir dari semangat kolektif masyarakat untuk membangun desa dari, oleh, dan untuk kita semua,” ujarnya.
Pemaparan dari OPD berlangsung dinamis dan mudah dipahami. Para narasumber menjelaskan secara gamblang konsep dasar koperasi, manfaat keanggotaannya, serta potensi besar yang dapat digarap melalui sinergi antar sektor ekonomi desa. Koperasi Merah Putih dirancang sebagai koperasi multi-sektor yang menjangkau bidang pertanian, perikanan, peternakan, hingga UMKM lokal.
Muhammad Hairuddin, Sekretaris Dinas Perikanan Kabupaten Seruyan, turut menyoroti pentingnya menggali potensi lokal. “Pematang Limau kaya akan sumber daya. Dengan peran aktif masyarakat dan masukan para tokoh lokal, koperasi ini bisa menjadi penggerak perubahan nyata,” tegasnya.
Sorak sorai dan tepuk tangan menutup acara sosialisasi yang penuh inspirasi ini. Dari wajah-wajah penuh harap, jelas terlihat bahwa Koperasi Merah Putih bukan lagi sekadar rencana, melainkan sebuah mimpi yang mulai terwujud. Dengan bersatunya seluruh elemen desa dan dukungan pemerintah, semangat kemandirian dan kemajuan kini bukan lagi mimpi jauh tapi kenyataan yang sedang dibangun bersama.
(ASY)












