Kondisi Jalan di Kota Sampit Memprihatinkan: Warga Mendesak Pemerintah Segera Bertindak!

SATTAR/BERITA SAMPIT - Kondisi jalan yang mengalami kerusakan cukup parah belum mendapatkan perhatian dari Pemerintah Daerah.

SAMPIT – Warga Kota Sampit, Kabupaten (Kotim), mulai angkat suara soal rusaknya jalan di berbagai titik yang kian memprihatinkan. Kekecewaan terhadap kinerja Pemerintah Daerah pun mencuat, terutama karena belum ada penanganan nyata hingga Selasa, 27 Mei 2025.

Lebih dari 20 titik kerusakan jalan tersebar dari Kecamatan Baamang hingga Ketapang. Kondisinya tak hanya mengganggu aktivitas warga, tapi juga membahayakan keselamatan pengguna jalan.

Herman, warga Kelurahan Baamang Barat, menyebutkan kondisi jalan di kawasan Tidar dan Wengga sudah lama rusak parah dan seolah luput dari perhatian.

“Dengan adanya kondisi seperti ini kami sebagai masyarakat mempertanyakan keterlibatan Pemerintah dalam mewujudkan kesejahteraan rakyat,” ujar Herman, dengan nada kesal.

Selain itu, dirinya mendesak pemerintah daerah agar dapat mengambil tindakan untuk mengatasi kondisi demikian karena akan menimbulkan kecemburuan sosial di kalangan masyarakat.

“Saya berharap agar pemerintah dapat memberikan perhatian lebih terhadap kondisi infrastruktur jalan yang ada di dalam Kota Sampit, supaya tidak menimbulkan kecemburuan sosial nantinya,” katanya.

Sejumlah titik, khususnya di Jalan Delima I hingga IV, dilaporkan belum tersentuh perbaikan sama sekali. Kerusakan parah ini tidak hanya menghambat aktivitas warga, tetapi juga menimbulkan kekhawatiran akan dampak .

Udin, salah satu warga yang tinggal di kawasan tersebut, mengungkapkan bahwa jalan yang rusak parah menimbulkan debu tebal saat musim panas.

“Saya sering mendengar keluhan dari tetangga sudah banyak yang mengalami keluhan terhadap akses jalan rusak ini,” jelasnya.

(Sattar)

baca juga ...  Kajari Kotim Turun Tangan Buru Tahanan Kabur Usai Sidang Vonis
Bagikan:
Berita Populer
error: Content is protected !!