Pria di Cempaga Hulu Tewas Diduga Bunuh Diri, Tinggalkan Surat Permintaan Maaf

IST/BERITASAMPIT - Personel Polsek Cempaga Hulu saat memeriksakan areal sekitar lokasi kejadian.

SAMPIT – Seorang pria berinisial K (34), warga Sungai Ubar Mandiri, Kecamatan Cempaga Hulu, Kabupaten Timur (Kotim), ditemukan tak sadarkan diri dengan luka parah di depan rumahnya pada Selasa pagi, 22 Juli 2025. Korban diduga kuat melakukan bunuh diri.

K pertama kali ditemukan oleh tetangganya, W (27), dengan kondisi berlumuran darah dan sebilah parang tertindih di bawah tubuhnya. Diduga, K melukai diri menggunakan senjata tajam dan meminum cairan kimia.

“Korban segera dilarikan ke Puskesmas Pundu oleh warga bersama pamannya, WH (56), untuk mendapat pertolongan medis. Namun, pada pukul 11.59 WIB korban dinyatakan meninggal dunia,” ungkap salah satu petugas.

Menanggapi hal itu, Kapolres Kotim AKBP Resky Maulana Zulkarnain melalui Kapolsek Cempaga Hulu Ipda Edi Hariyanto, menyatakan bahwa saat ini penyelidikan sedang dilakukan untuk menganalisis hasil olah TKP, visum, dan keterangan para saksi.

“Dari hasil pemeriksaan sementara, korban diduga bunuh diri. Ditemukan juga surat pernyataan permintaan maaf dari korban yang berisi pilihan untuk mengakhiri hidupnya,” ujar Kapolsek.

Ia menambahkan bahwa pihak keluarga menolak autopsi dan menerima kejadian ini sebagai musibah. Jenazah korban telah dibawa ke rumah duka yang berada di Keruing untuk proses pemakaman.(im)

baca juga ...  Disdik Kotim Berikan Dukungan Siswi Berkompetisi di Ajang Penelitian Internasional
Bagikan:
Berita Populer
error: Content is protected !!