LAMANDAU – Setelah puluhan tahun hidup tanpa layanan air bersih, warga Desa Kujan, Kabupaten Lamandau, akhirnya bisa bernapas lega, Rabu 13 Agustus 2025.
Wakil Bupati Lamandau Abdul Hamid meresmikan Instalasi Pengolahan Air (IPA) baru milik PDAM Tirta Lamandau berkapasitas 70 liter per detik, tepat di peringatan HUT ke-20 PDAM.
“Air adalah sumber kehidupan. Menyediakan air bersih berarti menjaga kesehatan, meningkatkan kualitas hidup, dan mendukung pertumbuhan ekonomi,” kata Abdul Hamid membacakan sambutan Bupati Rizky Aditya Putra.
Fasilitas baru ini menambah kapasitas produksi dari instalasi lama yang hanya 60 liter per detik, sekaligus menjadi simbol keseriusan pemerintah daerah menjawab kebutuhan dasar warganya.
Direktur PDAM Lamandau, Zulkarnain, mengungkapkan bahwa pembangunan IPA ini membuka peluang penambahan hingga 4.800 sambungan rumah.
“Khusus Desa Kujan, ini sejarah. Selama 20 tahun sejak Lamandau berdiri, mereka belum pernah menikmati aliran air PDAM. Tahun ini, air bersih akhirnya mengalir,” ujarnya.
Selain itu, PDAM berencana memperluas jaringan ke enam kecamatan yang belum terlayani, termasuk Mentobi, Bulik Timur, Delang, Batang Kawa, Lamandau, dan Belantikan Raya.
Penambahan jaringan 10 kilometer dari RSUD menuju Desa Kujan sudah masuk tahap pelaksanaan.
Dalam tiga tahun terakhir, PDAM Tirta Lamandau membangun tiga IPA baru dengan total kapasitas 70 liter per detik. Langkah ini diharapkan menjadi titik balik layanan air bersih di daerah tersebut. (andre)












